“Makanya kami minta Wali Kota, termasuk Plt (Pelaksana Tugas) yang sekarang ini menjabat, dan juga Sekretaris Daerah, tolong benar-benar fokus (bekerja). Perhatikan semua kegiatan termasuk pelelangan agar segera diselesaikan,” kata Johny Ng, Minggu (13/5).
Pasalnya, penyerapan anggaran merupakan salah satu pemenuhan hajat hidup orang banyak. Bahkan dianggap bisa menurunkan angka kriminalitas seperti pencurian, perampokan atau pun aksi begal dan tindak pidana lainnya.
“Kalau anggaran bergulir maka pembangunan juga berjalan. Pengangguran jadi berkurang dan ada pendapatan untuk daerah, kriminalitas juga menurun karena rata-rata semua orang telah bekerja,” jelasnya.
Johny juga menilai Pemkot Balikpapan melakukan kesalahan yang terus berulang setiap tahun. Yakni berupa proyek kegiatan dan pembangunan, yang tidak kunjung ditenderkan hingga berbulan-bulan.
“Kalau UPT tidak becus melaksanakan tender, tolong segera diganti pejabatnya. Termasuk para Kepala OPD yang tidak bisa mengaturnya. Kita mau pemerintahan ini berjalan baik dan sesuai aturan undang-undang,” tekannya.
Sehingga dirinya menyarankan kepada Plt Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud untuk lebih banyak belajar tata kelola pemerintahan. “Harus diingat, ini menyangkut kepentingan rakyat banyak,” pungkasnya. (hn518)