Kamis, 27/08/2026

UINSI Samarinda Kukuhkan 871 Lulusan, Rektor Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Spiritual

Kamis, 27/08/2026

Suasana kegiatan wisuda di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda (Rafik/Korankaltim.com).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

UINSI Samarinda Kukuhkan 871 Lulusan, Rektor Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Spiritual

Kamis, 27/08/2026

logo

Suasana kegiatan wisuda di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda (Rafik/Korankaltim.com).

Penulis : M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda mengukuhkan 871 lulusan dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat. Momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi, profesionalitas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan, terdapat tiga modal utama yang perlu dimiliki lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Ketiga aspek tersebut yakni kecerdasan intelektual, profesionalisme, dan kedalaman spiritual. Menurutnya, ketiganya harus berjalan beriringan agar lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan nilai yang menjadi landasan dalam menjalani kehidupan.

“Kami menekankan tiga aspek wajib yang menjadi bekal mahasiswa ketika memasuki dunia yang sebenarnya, yaitu kecerdasan intelektual, profesionalisme, dan yang paling utama adalah kedalaman spiritual,” ujar Zurqoni kepada awak media, Kamis (27/8/2026).

Ia juga meminta para alumni tidak berhenti belajar setelah menyandang gelar akademik. Perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung cepat menuntut lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti perkembangan.

“Alumni harus menguasai teknologi, tetapi jangan sampai diperbudak oleh teknologi itu sendiri,” tegasnya.

Untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia profesional, UINSI Samarinda terus mengembangkan pusat karir, program pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai jejaring kerja sama. Kampus juga terlibat dalam pendampingan pendirian perguruan tinggi di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Di sisi pengembangan institusi, UINSI Samarinda mempertahankan akreditasi unggul pada tingkat institusi maupun program studi. Kampus juga tengah mempersiapkan pengembangan fakultas baru yang bergerak di bidang sains, teknologi, dan kesehatan.

Selain itu, sejumlah layanan pendukung turut dikembangkan, termasuk klinik kampus dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang telah mengantongi akreditasi.

Dari total 871 lulusan yang diwisuda, sebanyak 371 berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), 151 lulusan dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), 103 lulusan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta 98 lulusan dari Fakultas Syariah.

Sementara itu, dari Pascasarjana terdapat 142 lulusan jenjang Magister dan enam lulusan jenjang Doktor.

Salah satu lulusan yang mencatatkan prestasi menonjol adalah Laras Tiksna Lestari dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK. Ia menjadi wisudawan termuda sekaligus meraih predikat Lulusan Terbaik II dengan IPK sempurna 4,00.

Laras menyebut konsistensi belajar dan keberanian terlibat aktif selama proses perkuliahan menjadi bagian penting dari pencapaiannya.

Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris perlu terus diasah melalui komunikasi dan interaksi, baik dengan teman sejawat maupun penutur asing. Ia juga membiasakan diri aktif berdiskusi, bertanya, dan menjawab pertanyaan dosen selama mengikuti pembelajaran.

“Karena bahasa bersifat dinamis, saya membiasakan diri aktif berkomunikasi dengan teman-teman sejawat maupun penutur asing,” ungkap Laras.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Laras kini bekerja sebagai tutor bahasa Inggris di IE Course. Ia juga telah menyiapkan rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister. (*)

UINSI Samarinda Kukuhkan 871 Lulusan, Rektor Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Spiritual

Kamis, 27/08/2026

Suasana kegiatan wisuda di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda (Rafik/Korankaltim.com).

Share

Berita Terkait