Rabu, 26/08/2026
Rabu, 26/08/2026
Disdag Samarinda terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah ancaman kemarau. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)
Rabu, 26/08/2026

Disdag Samarinda terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah ancaman kemarau. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)
Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Ancaman kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda karena berpotensi mengganggu pasokan dan mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
Pemkot Samarinda melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda memetakan kondisi stok bahan pokok serta proyeksi inflasi daerah pada pertengahan Agustus 2026.
Meski ketersediaan pangan secara umum dinilai aman hingga tiga sampai empat bulan ke depan, kesiapsiagaan tetap ditingkatkan, menyusul ancaman fenomena El Nino dan kenaikan harga beberapa komoditas strategis.
Kepala Disdag Samarinda Nurrahmani memaparkan, berdasarkan data rekapitulasi 18 distributor bahan pokok dan Perum Bulog Samarinda pada minggu ketiga Agustus 2026, stok beras medium SPHP mencapai 7.117.326 kilogram, beras premium swasta 931.680 kilogram, dan beras premium Bulog 208.830 kilogram.
Pasokan pendukung lainnya meliputi gula pasir sebanyak 1.861.150 kilogram, minyak goreng 761.002 liter, serta bawang putih 30.000 kilogram.
Kendati pasokan beras dan gula masih aman dengan dukungan distribusi masuk dari luar Kaltim, termasuk Makassar dan Surabaya gangguan distribusi di wilayah produsen tetap perlu diwaspadai.
“Stok bahan pokok secara umum masih relatif aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, meski berpotensi menurun akibat gangguan distribusi dari daerah produsen dampak El Nino,” kata Nurrahmani dalam rapat koordinasi belum lama ini.
Pemantauan di 10 pasar rakyat menunjukkan tren fluktuasi harga pada beberapa komoditas utama. Cabai tiung mengalami lonjakan harga paling tajam hingga hampir 35 persen dibanding awal bulan, yakni bergerak naik dari Rp60.700 menjadi Rp63.000 per kilogram.
Sementara itu, pasokan daging ayam di tingkat distributor dilaporkan mulai menipis akibat tingginya harga pakan ternak dan peningkatan permintaan karena peringatan Maulid Nabi.
Kondisi ini membuat harga daging ayam merangkak naik konsisten sebesar 4,1 persen, dari Rp35.700 menjadi Rp37.300 per kilogram.
Adapun komoditas ikan layang dan tongkol sempat melonjak pada minggu kedua sebelum relatif mereda di kisaran Rp45.000 per kilogram. Di sisi lain, harga beras premium, gula, Minyakita, dan jagung tercatat relatif stabil sepanjang Agustus 2026.
Kenaikan harga cabai tiung dan ikan layang menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu laju inflasi bulanan (month-to-month) Samarinda yang diproyeksikan berada pada rentang 0,41 persen hingga 0,55 persen.
Adapun tingkat inflasi tahunan (year-on-year) per Juli 2026 tercatat sebesar 3,77 persen, dengan subkelompok makanan mengalami inflasi 3,31 persen.
Guna menekan gejolak harga dan menjaga daya beli masyarakat hingga Desember 2026, Dinas Perdagangan Kota Samarinda berkolaborasi dengan Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perikanan menyiapkan skema intervensi berupa Operasi Pasar Murah.
Program mitigasi ini akan digelar di 20 titik lokasi yang tersebar di 10 kecamatan sasaran, dengan prioritas pemukiman di sekitar pasar rakyat yang mencatatkan harga komoditas tertinggi.
Enam komoditas pokok yang disalurkan meliputi Beras SPHP, Minyakita, cabai, bawang, ikan, dan daging ayam. Langkah ini diharapkan dapat meredam tekanan harga sekaligus memastikan keterjangkauan pasokan pangan bagi warga.
“Ketersediaan pangan masih aman, namun pemantauan berkala dan langkah antisipatif tetap diperlukan menjaga stabilitas harga hingga Desember 2026,” tandasnya. (Adv)
Editor: Erwin
Rabu, 26/08/2026
Disdag Samarinda terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah ancaman kemarau. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)
TERPOPULER