Luar biasa memang apresiasi terhadap acara ini bahkan beberapa “pejuang budaya” ini datang dari Kalimantan Selatan dengan mobil dan bahkan dari Kalimantan Tengah dengan menggunakan sepeda motor ke Samarinda,
“Kita gembira dan bahagia, acara ini di respon oleh banyak pejuang budaya yang berasal dari berbagai daerah di Borneo dengan ikhlas demi pelestarian Mandau sebagai warisan budaya yang harus dijaga,” lanjutnya dengan penuh semangat.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda yang mempunyai hajatan Festival Mahakam, HM Faisal menjelaskan tidak hanya Parade 1000 Mandau yang layak disaksikan sebagai moment langka di kota Samarinda,
“Tapi akan ada juga nanti 14 stand di Tepian Mahakam selama 3 hari dari tanggal 2-4 November memamerkan beragam macam Mandau, Insya Allah pak Syaharie Jaang juga akan memamerkan koleksi Mandau beliau nantinya,” kata ketua panitia Festival Mahakam 2018 ini.
Dan tak kalah serunya akan ada upacara adat ritual Mandau pada hari Minggu siang di halaman Kantor Gubernur, yang akan dipimpin langsung oleh pawang adat khusus yang di datangkan, sebagai upaya melestarikan upacara adat kita yang beragam,
“Pasti yang ini acara langka sekali, dimana kami persembahkan prosesi ritual adat Mandau sebagai upaya pelestarian adat istiadat dan memperkenalkannya kepada khalayak serta generasi muda kita,” ucap Faisal mengakhiri.(kk/adv)