Scammers dan hacker selalu mencari cara baru untuk mengelabui pengguna WhatsApp, hal yang semakin mengkhawatirkan.
Tetapi ada beberapa pola dan tema reguler yang harus diperhatikan dan cara sederhana untuk menjaga diri tetap aman saat menggunakan aplikasi ini.
Beberapa diantara cara aman menggunakan WhatsApp dilansir dari Thesun.co.uk Sabtu (5/2/2022) hari ini antara lain adalah jangan berbicara dengan nomor yang tidak dikenal.
Diketahui penjahat dunia maya suka mempermainkan emosi untuk mendapatkan uang dan satu dari beberapa cara yang mereka lakukan adalah menggunakan nomor baru secara acak dan mengklaim itu adalah orang yang dicintai atau teman.
Mereka akan bertindak dengan urgensi dan menggunakan bahasa yang emosional untuk membuat pengguna tertipu.
Biasanya, mereka berpura-pura menjadi seseorang yang dikenal dan dalam situasi sulit, mengklaim mereka tidak dapat menggunakan nomor telepon mereka yang biasa karena suatu alasan dan sangat membutuhkan target yang ingin ditipu untuk mengirimi mereka uang.
Seperti yang dibayangkan, orangtua yang peduli tentu akan panic mengetahui sesuatu terjadi dengan anak mereka dan itu jadi trik jahat yang membuat banyak orang tertipu.
Cara aman kedua menghindari penipu adalah dengan tidak berbicara kepada nomor yang tidak dikenal.
Kalau pengguna WhatsApp khawatir atau tidak kenal dengan orang yang menghubungi, hubungi balik mereka dari nomor yang ada untuk memeriksa - kemungkinan mereka akan mengangkat dan bertanya-tanya apa yang akan dibicarakan.
Atau bisa juga menangkap penipu dengan mengajukan pertanyaan yang tepat yang membuat mereka kesulitan menjawab sampai akhirnya membatalkan niat untuk menipu.
Agar anda tidak tertipu, bisa juga dengan cara tidak membuka tautan atau link yang dikirim secara acak. Kalau seseorang yang dikenal telah mengirimi tawaran menggoda, misalnya penawaran diskon harga sampai 90 persen, ada baiknya berhati-hati meski yang mengirim tautan itu adalah teman sendiri.
Perhatikan apakah itu ditulis dengan cara mereka berbicara dan apakah tautannya terlihat resmi atau panjang atau tidak jelas. Mereka yang menerima tautatan atau link tersebut kalau tidak waspada dan membuka maka harus bersiap jadi korban penipuan karena tautan itu dikirim ke orang lain tanpa disadari. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah memberi tahu teman yang lain dan tidak mengklik tautan itu agar tidak tertipu.
Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah melakukan pembaruan aplikasi. Harus diketahui, meskipun WhatsApp memiliki pesan yang dienkripsi, peretas terus-menerus berusaha mengintip peluang untuk menipu.
Ketika mereka menemukan cara tersebut untungnya teknisi cepat memperbaikinya, tetapi itu hanya bisa dilakukan jika pengguna menginstal pembaruan.
Kebanyakan orang mengaktifkan pembaruan secara otomatis, yang merupakan cara terbaik untuk melakukannya.
Pengguna dapat secara manual memeriksa apakah pembaruan tersedia dengan masuk ke app store, mencari WhatsApp dan melihat apakah pembaruan tersebut tersedia.
Editor: Aspian Nur