Pada tahun 2012 silam, Scott memprediksi batas pada layar ponsel Apple akan semakin kecil dan perusahaan teknologi akan mengubah teks font mereka dalam dekade berikutnya dan ternyata hal itu terjadi saat ini.
Scott juga menebak dengan benar kalau jaringan 5G akan "menyelimuti negara" untuk akses internet di tahun 2012 tersebut meski diakuinya memprediksi hal itu terjadi bukan sesuatu yang mudah.
Sejatinya Scott memprediksi kalau kemajuan teknologi akan membuat personal computer (PC) akan kalah dengan telepon seluler namun prediksi itu ternyata meleset.
"Hanya itu prediksi saya yang salah, selebihnya semuanya tepat. Transisi itu dimulai dan saya tidak melihatnya sebelumnya, hanya memprediksi," ujar Scott dilansir dari laman Thesun.co.uk Rabu (12/1/2022) hari ini.
Scott terkenal karena memproduksi video online untuk saluran YouTube-nya, terutama menawarkan video pendidikan di berbagai topik termasuk sejarah, geografi, sains, teknologi, dan linguistic.. YouTuber yang memiliki hampir 5 juta pengikuti ini sudah membayangkan Apple akan mengeluarkan headset yang dilengkapi dengan kamera dan mikrofon yang akan terus merekam kehidupan sehari-hari penggunanya.
"Sejauh ini orang tidak menyukai gagasan itu berbagi informasi dengan perusahaan penyedia jasa," tegasnya
Satu hal yang tidak dia temukan tentang tren teknologi yang seharusnya dia miliki pada tahun 2012 adalah penurunan lambat dari "blogging."
Pada akhir 2000-an, blog menjadi populer bagi semua orang untuk dan membuatnya secara pribadi dengan tujuan menumpahkan keinginan lewat tulisan atau ide dan menyebarkan informasi secara online.
Tetapi pada pertengahan 2010-an, blog ternyata diambil alih oleh Twitter, dimana pengguna dapat berbagi apa saja dengan mengklik tombol di satu tempat.
Sekarang Scott memiliki prediksi untuk 10 tahun ke depan konten berdurasi pendek akan mendominasi video yang lebih panjang di platform seperti YouTube.
"Saya pikir video pendek akan melakukan apa yang Twitter lakukan untuk blog. Orang-orang masih akan membuat konten video berdurasi panjang, masih ditautkan dan ditonton, tetapi video pendek jauh lebih sederhana sehingga akan ada lebih banyak lagi yang membuatnya," papar Scott.
"Ini bukan analogi yang sempurna, tapi saya punya firasat video pendek akan menang hanya melalui jumlah yang lebih banyak," imbuhnya
Masa booming untuk platform seperti YouTube diprediksi Scott akan berakhir pada 2032 dan Google bahkan kemungkinan besar mengambil keputusan untuk mematikan sistem mereka sama sekali.
Editor: Aspian Nur