Karena Goole Maps pula, seorang mafia asal negara Italia yang jadi buronan selama hamper 20 tahun alias dua dekade, berhasil ditangkap.
Dilansir dari laman The Telegraph Senin (10/1/2022) hari ini, mafia bernama Gioacchino Gamino itu dihukum karena kasus pembunuhan dan kemudian melarikan diri dari penjara 20 tahun lalu sebelum pelariannya berakhir di Spanyol berkat Google Maps.
Gamino merasa dirinya sudah lolos dari radar detektif dan polisi setelah hampir dua dekade dalam pelarian dimana pria berusia 60 tahun itu menjalani kehidupan yang tenang di Spanyol, mendirikan toko buah dan sayuran dengan nama palsu.
Namun para detektif sedang mengejar dan berhasil mengkonfirmasi keberadaannya menggunakan gambar di Google Maps.
Dilansir dari laman Thesun.co.uk Senin (10/1/2022) hari ini, sosok Gamino terlihat di fitur Street View dan menunjukkan dia diluar toko kelontong di kota Galapagar di utara Madrid.
Toko itu bernama El Huerto de Manu. Sejak pindah ke Spanyol, Gamino telah mengubah namanya menjadi Manuel.
Kecurigaan detektif pria dalam gambar itu adalah Gamino semakin besar ketika mereka menyelidiki restoran terdekat bernama Manu's Kitchen.
Foto-foto di halaman Facebook resminya menunjukkan buronan itu mengenakan pakaian putih koki. Mereka mampu mengidentifikasi dia dengan bekas luka khas di rantainya.
Spesialisasi pada menu terdaftar sebagai Cena Siciliana, makanan malam khas Sisilia. Gamino berhasil ditangkap pada 17 Desember tetapi penangkapannya baru terungkap saat ini.
Gamino pun mengaku bingung pelariannya ketahuan. "Saya bahkan belum menelepon keluarga saya selama 10 tahun terakhir," kata Gamino.
Setelah ditangkap, Gamino kembali ke Italia di mana dia akan menjalani hukuman seumur hidup untuk kasus pembunuhan yang dilakukannya.
Gamino adalah bagian dari klan mafia dari Agrigento di Sisilia dan telah dihukum karena berbagai kejahatan, termasuk pembunuhan dan perdagangan narkoba.
Dia terdaftar oleh kementerian dalam negeri Italia sebagai salah satu buronan paling dicari di negara itu.
Gamino melarikan diri dari penjara di Roma tahun 2002 dan menghilang tanpa jejak. Penangkapannya adalah hasil dari operasi dua tahun yang dilakukan oleh detektif Italia.
Editor: Aspian Nur