Pada April lalu, Forbes merilis harta Yuan sebesar US$5,5 miliar. Namun, pada Juli, hartanya meningkat menjadi dua kali lipat US$11 miliar. Dalam tiga bulan, kekayaanya kembali menanjak menjadi US$22 miliar.
Sebelumnya, CEO Pfizer Albert Bourla mengklaim Vaksin Covid-19 hasil kolaborasi antara Pfizer asal Amerika Serikat dan BioNTech asal Jerman 90 persen efektif mencegah Covid-19 dalam uji klinis tahap 3 yang masih berlangsung.
Kabar tersebut membuat saham Zoom anjlok 25 persen selama periode Senin (6/11/2020) hingga Selasa (10/11/2020) pekan lalu. Pasalnya, penemuan vaksin berpotensi membuka jalan untuk kembali bekerja dan menggelar rapat di kantor. Sepanjang pekan lalu, harga saham Zoom turun 19 persen.
Selain Zoom, saham Amazon juga turun 5,5 persen. Hal itu membuat harta orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, susut US9,8 miliar dan mantan istrinya, Mackenzie Scott, turun US$3,4 miliar.
Pekan lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg juga menjual sahamnya senilai US$17,8 miliar. Langkah yang jarang diambil oleh Zuckerberg. Pekan lalu, harga saham Facebook turun 5,6 persen karena pemberitaan vaksin tersebut berisiko menurunkan aktivitas pengguna. Hal tersebut membuat nilai kekayaan Zuckerberg turun US$6 miliar menjadi US$101,7 miliar. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Senin 16 November 2020 dengan judul Harta Bos Zoom Ciut Rp58,8 T Gara-gara Progres Vaksin Corona