Meski menang besar, amun John Herdman memendam kekecewaan menurutnya, Rizky Ridhod kk seharusnya terhindar dari kebobolan di laga ini alias mendapatkan clean sheet. "Saya kecewa karena kami ingin meraih clean sheet. Tetapi kami tetap harus menegakkan kepala," kata juru taktik 51 tahun dalam konferensi pers usai laga.
"Kami seharusnya mendapatkan clean sheet di empat laga beruntun jika kami menyertakan laga kontra Bali United, tapi kami gagal mempertahankannya. Itu mengecewakan," ungkap pria asal Inggris itu.
Herdman yang baru pertama kali merasakan turnamen antarnegara Asia Tenggara ini menyatakan level teknik dari kompetisi ini sangat tinggi. "Untuk kompetisi di Asia Tenggara saya pikir level tekniknya sangat tinggi. Dengan agresivitas kami bisa memberikan tekanan yang sangat agresif pada mereka, yang membuat mereka tak mampu menguasai bola," jelas mantan pelatih Timnas Kanada itu.
Herdman mengungkapkan alasan menyaksikan pertandingan dari tribune di awal babak pertama, dari titik tempat kamera televisi berada.
"Yang pertama adalah memberikan kepercayaan kepada para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan di balik layar bersama kelompok kepemimpinan tim. Saya rasa kami memiliki pemimpin-pemimpin yang luar biasa di skuad ini, ada enam pemain yang memimpin tim," ujar Herdman.
"Mereka tidak membutuhkan pelatih mereka disana. Seperti yang dilihat, tiga gol tanpa pelatih di pinggir lapangan," kata Herdman berseloroh sambil tertawa.
"Ini tentang memberi contoh bahwa ini adalah tim yang penuh dengan pemimpin. Terkadang mereka akan membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan salah satunya," paparnya.
Herdman menyebut langkah ini memungkinkan pelatih punya sudut pandang lebih luas terhadap jalannya pertandingan. Alhasil pergerakan pemain dan lini bisa nampak lebih utuh. Begitu juga dengan gaya berlaga lawan.
"Bagi saya, penting untuk melihat permainan secara taktis pada level yang berbeda untuk melihat bagaimana tiga pekan terakhir berjalan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan penonton, melawan lawan yang sulit. Jadi bagi saya itu adalah laga yang indah dan menyenangkan," pungkas Herdman.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi Timor Leste Jumat (31/7/2026) tiga hari lagi di Stadion Chonburi pukul 19.00 WITA.
Editor: Aspian Nur