Untuk dapat lolos ke final Championship Series sekaligus menjaga peluang tampil sebagai juara musim ini, Borneo FC wajib menang dengan selisih dua gol atas Laskar Sape Kerrab di leg kedua nanti Jika hanya imbang atau bahkan kembali kalah, maka tentu impian tampil sebagai yang terbaik di kasta tertinggi Indonesia akan buyar.
Bukan hal yang mudah tentu bagi Stefano Lilipaly dkk untuk dapat bangkit dan mencatat kemenangan di laga nanti. Dari statistik yang ada, tim dengan warna kebesaran oranye sudah mencatat lima kekalahan beruntun di lima laga terakhirnya.
Bahkan dua di antaranya kekalahan didapat Borneo FC dari Madura United yakni kalah 0-4 dan 0-1. Lebih menyakitkan lagi, kekalahan 0-4 didapat saat Borneo FC tampil di Stadion Batakan, Balikpapan yang jadi kandang saat ini.
Tak heran jika misi balas dendam alias revans diusung tim asuhan pelatih Pieter Huistra. Dan secara jantan, pelatih asal Belanda itu mengakui ketangguhan Madura United di leg pertama semi final lalu.
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menegaskan Pesut Etam akan berjuang lebih untuk dapat membalikkan keadaan di Batakan.
"Kami menantikan pertandingan di Stadion Batakan yang akan menjadi pertandingan besar. Saya rasa kami harus melihat dan mengeluarkan kepercayaan diri kami di babak ini," ucap Pieter Huistra.
Dukungan masyarakat Kalimantan Timur utamanya dari Samarinda juga Balikpapan diharapkan Huistra bisa terlihat di laga nanti. “Semoga kami bisa memberikan yang terbaik pada pertandingan nanti berkat dukungan fans kami,” harap Huistra.
Editor: Aspian Nur