Anak-anak dari Kota Tepian menjadi tim pertama yang lolos ke Champions Series dengan menyisakan tiga tiket yang masih diperebutkan tim peringkat dua dan empat saat kompetisi masih menyisakan tujuh laga untuk berakhir.
Dengan 66 poin yang sudah dikumpulkan saat ini setelah melewati 28 laga dan dimungkinkan masih terus bertambah, tak ada tim yang bisa mengejar Borneo FC di puncak klasemen. Persib Bandung, PSIS Semarang, Bali United juga Madura United serta Persik Kediri masih harus berjuang untuk mengikuti jejak Borneo FC babak empat besar tersebut.
Pada laga malam tadi, dibabak pertama pertandingan yang dipimpin wasit Aidil Azmi kedua tim bermain imbang tanpa gol. Tuan rumah kesulitan menembus pertahanan Bajul Ijo yang pada putaran pertama lalu menang dari Borneo FC 2-0 di Gelora Bung Tomo. Cederanya Wiljan Pluim membuat serangan Borneo FC sedikit berkurang.
Pada babak kedua, pertandingan semakin seru kala kedua tim bergantian melakukan serangan. Baru setelah 10 menit jelang bubaran, pertandingan semakin sengit, ditandai dengan gol pembuka tim tamu yang dicetak pemain yang baru masuk, Toni Firmansyah menit 85.
Mental baja yang dimiliki pemain-pemain Borneo FC membuat mereka pantang menyerah. Tekanan demi tekanan membuat Kasim Botan yang baru masuk dibabak kedua melakukan gol bunuh diri setelah bolanya tak mampu dijangkau kiper Persebaya Andhika Ramadani yang sejatinya tampil apik dengan mematahkan banyak peluang gol dari Borneo FC.
Saat skor imbang 1-1, Persebaya harus kehilangan satu pemain yaitu striker Paulo Henrique yang mendapat kartu merah karena terlibat keributan dengan pemain Borneo FC.
Unggul jumlah pemain, Borneo FC pun terus melakukan serangan dan saat laga diperkirakan berakhir imbang, Iksan Nur Zikrak, pengganti Wiljan Pluim dibabak kedua, menentukan kemenangan tuan rumah menit 90+8. Berawal dari tendangan sudut, Iksan menuntaskan umpan Silverio Silva dengan tembakan keras yang menghujam gawang Persebaya dan laga pun berakhir 2-1 untuk kemenangan Borneo FC, membuat mereka kembali menorehkan rekor 17 laga tanpa tersentuh kekalahan dengan hanya dua kali imbang dan 15 kali menang.
Sementara kekalahan ini membuat Persebaya yang ditangani pelatih Paul Munster berada di urutan 10 dengan 35 poin dan catatan tak terkalahkan mereka dalam sembilan laga akhirnya dihentikan Borneo FC.
Editor: Aspian Nur