Mengejutkan, karena sejatinya Jacksen masih mumpuni jadi pelatih di kasta tertinggi sepakbola Indonesia yaitu Liga 1 namun justru memilih Akademi Borneo FC jadi Pelabuhan selanjutnya.
Kepastian bergabungnya Jacksen terungkap dari unggahan di media sosial klub Selasa (2/1/2024) malam tadi. “𝐖𝐄𝐋𝐂𝐎𝐌𝐄!! Pelatih dengan segudang prestasi dan pengalamannya di sepak bola Indonesia resmi bergabung bersama Borneo FC sebagai Direktur Akademi, please welcome Coach Jacksen F Tiago! MANYALA,” tulis mereka.
Jacksen F Tiago sebelumnya merupakan Direkrut Teknik (Dirtek) Persis Solo Youth dan kontraknya sudah habis pada November 2023 lalu. Menariknya, dengan bergabung ke Borneo FC berarti Jacksen “meninggalkan” sang anak Hugo Samir yang notabene pemain muda Pesut Etam namun dipinjamkan ke Persis Solo. “Jacksen didatangkan untuk lebih mengembangkan potensi pemain muda Borneo FC Samarinda," tulis manajemen tim lagi.
Dihari yang sama kemarin Borneo FC juga mengumumkan menyudahi kerjasama dengan Purwanto, selaku direktur akademi Borneo FC Akademi. Purwanto sendiri adalah ayah dari Arkhan Kaka, striker Persis Solo.
Di klasemen sementara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2023/2024, sejatinya posisi Borneo FC cukup mapan. Namun kurang jelas alasan utama Borneo FC merubah posisi dirteknya dengan tak memperpanjang kontrak Purwanto.
Di EPA U-20, Borneo FC ada di posisi kedua dengan tabungan 27 poin dari 14 laga di grup B. Pemuncak klasemen grup ini dipegang oleh Persis Solo U-20 dengan tabungan 29 poin. Sementara di EPA U-18, Borneo FC ada di posisi ketiga dengan tabungan 24 poin dari 14 laga. Kalah posisi dari Persib Bandung U-18 (30 poin), dan PSS Sleman U-18 (26 poin). Persis Solo U-18 ada di peringkat keempat, dengan tabungan 23 poin.
Sementara itu di EPA U-16, ternyata persaingan Persis dan Borneo FC paling memanas. Persis U-16 jadi pemuncak klasemen dengan tabungan 35 poin dari 14 laga, unggul dari Borneo FC ditempat kedua dengan tabungan 32 poin.
Editor: Aspian Nur