Sebagai tuan tumah, Borneo FC sangat berhasrat meraih tiga poin lagi untuk mengukuhkan posisi tim berjuluk Pesut Etam ini di puncak klasemen guna menjaga jarak aman dengan tim diposisi kedua. Sementara untuk Laskar Mahesa Jenar, julukan bagi PSIS Semarang yang masih mengantongi satu laga tunda, tambahan tiga poin sangat penting untuk menggusur Bali United dan Persib Bandung yang saat ini berada di posisi dua dan tiga.
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra pun optimistis timnya mampu memenangi laga sembari menjaga tren positif kala bermain di Segiri. “Kami selalu ingin menang. Baik kandang maupun tandang. Ini hal yang bagus dari tim ini, mereka menekan diri mereka sendiri,” kata Pieter Huistra.
"Anda tak bisa memenangkan setiap pertandingan. Tetapi ketika Anda memulai pertandingan (dengan motivasi tinggi), Anda (telah) memulai kemenangan. Itu salah satu bagian dari sepak bola," lanjut pelatih berkebangsaan Belanda ini.
Di atas kertas, Borneo FC diunggulkan atas PSIS Semarang. Bukan hanya karena posisi di klasemen, tapi juga berdasarkan catatan pertemuan kedua tim di mana Pesut Etam mendominasi.
Dari lima pertemuan terakhir, Borneo FC unggul dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Atau dengan kata lain, PSIS Semarang belum mampu mengalahkan Pesut Etam dalam beberapa tahun terakhir.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius tidak menampik jika laga akan berlangsung sulit. Apalagi di laga ini PSIS tidak akan diperkuat dua pemain andalan, Alfeandra Dewangga dan Wahyu Prasetyo yang akrab disapa Hulk. "Persiapan kami tidak sesuai yang saya mau, tapi mau tidak mau kami harus siap untuk tantangan berat ini," kata Agius dalam jumpa pers pralaga, Jumat (8/12/2023) malam.
Editor: Maruly Z