Disaksikan lebih dari 13 ribu penonton Sabtu (2/12/2023) malam tadi, Jerman yang mengenakan jersey putih-putih dengan garis hitam terus menekan pertahanan Prancis yang mengenakan jersey biru.
Jerman masih mengandalkan Noah Darvich; Paris Brunner, Bilal Yalcinkaya dan Max Moerstedt di lini depan, sementara Prancis memasang kiper Paul Argney dan barisan bek Yvan Titi, Bastien Meupiyou, Joachim Kayi Sanda dan Aymen Sadi.
Jerman mendominasi serangan dan anak asuh Cristian Wuck langsung mendapat tendangan sudut di menit awal namun sepakan Fayssal Harchaoui yang menerima bola dari corner itu masih melambung di atas gawang kiper Prancis yang dikawal Paul Argney.
Jerman bahkan bisa mencetak gol di menit keempat lewat Paris Brunner tetapi gol tersebut dianulir karena Max Moerstedt offside sebelum mengirim umpan ke Brunner.
Sementara itu Prancis yang diasuh Jean-Luc Vannuchi terlihat gugup karena beberapa kali skema serangan Les Bleus terasa mentah dan bisa dipatahkan barisan gelandang Jerman.
Wasit Espen Eskas mendapat masukan untuk mengecek VAR pada menit 23 karena kemungkinan besar ada penalti setelah terjadi pelanggaran. Setelah melihat VAR selama beberapa menit, Eskas akhirnya memutuskan penalti untuk Jerman setelah terjadi pelanggaran yang dibuat Aymen Sadi terhadap Bilal Yalcinkaya. Selebrasi siuu ala Cristiano Ronaldo yang dilakukan Brunner menandai gol pembuka pada pertandingan ini dan gol iu bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua Jerman tak mengubah gaya bermain, tetap tampil menyerang dan langsung mencetak gol kedua lewat Noah Darvich setelah bola sepakannya mengenai kaki kiper Prancis
Argney Paul dan masuk gawang sendiri menit 51. Hanya dua menit berselang, Prancis memperkecil ketinggalan jadi 2-1 lewat akselerasi Saimon Bouabre yang melepaskan tendangan ke tiang jauh Jerman tanpa bisa dijangkau kiper Konstantin Heide.
Kekuatan Jerman berkurang setelah menit 69 Winners Osawe mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah dari wasit Espen Eskas asal Norwegia. Situasi ini dimanfaatkan Prancis untuk mem-pressure Jerman yang akhirnya hanya mengandalkan serangan balik.
Gol penyama kedudukan 2-2 akhirnya berhasil dicetak Prancis menit 85 lewat sontekan Mathis Amougou ke dalam gawang yang kosong setelah menerima assist dari Tidiam Gomis.
Tambahan waktu 10 menit setelah waktu normal berakhir tak mengubah hasil akhir 2-2 dan laga dilanjutkan lewat drama adu penalti, jadi yang kedua bagi Jerman setelah di semi final juga melakoninya kala menghentikan perlawanan Argentina.
Dibabak tos-tosan yang jadi ulangan final Piala Eropa U-17 enam bulan lalu diantara kedua negara ini, kiper Jerman Konstantin Heide kembali jadi pahlawan timnya setelah mampu menahan dua sepakan penalti Prancis dan satu penalti mengenai mistar gawang, sementara kiper Prancis Argney meski juga mampu menahan dua tendangan penalti pemain Jerman namun tak kuasa membendung tendangan Almugera Kabar yang jadi penentu membuat skor akhir 3-2 (2-2) untuk memastikan Jerman jadi juara Piala Dunia U-17 ini.
Editor: Aspian Nur