Sejatinya Garuda Muda juga lebih bagus ketimbang sejumlah tuan rumah turnamen ini sebelumnya yang sekadar berposisi sebagai penyelenggara turnamen, bukan sekaligus peserta turnamen.
Tuan-tuan rumah sebelumnya seperti Kanada, Trinidad, Uni Emirat Arab dan India gagal meraih satu poin pun saat menjadi tuan rumah turnamen ini pada 1987, 2001, 2013 dan 2017.
Indonesia U-17 menampilkan permainan yang enak ditonton, seperti hampir seluruh laga dalam turnamen edisi 2023 ini.
Penampilan para remaja dari 24 negara di empat benua itu sendiri tak kalah menarik dari Piala Dunia U20 yang edisi terakhirnya gagal digelar Indonesia atau bahkan Piala Dunia senior yang terakhir diadakan di Qatar, tahun lalu.
Sejak 10 November sampai 18 November di fase penyisihan grup berdasarkan catatan FIFA, sudah 126 gol tercipta dari turnamen ini.
Inggris menjadi tim yang memiliki rata-rata gol per pertandingan tertinggi dengan rata-rata 3,74 gol, sedangkan Brasil menjadi tim yang paling sering menciptakan peluang, dengan rata-rata 34,89 peluang per pertandingan.
Piala Dunia U-17 edisi Indonesia itu sejauh ini juga menghasilkan 1.137 peluang gol yang 393 di antaranya tepat sasaran.
Untuk urusan menciptakan peluang tepat sasaran, Mali adalah jagonya. Wakil Afrika ini membuat rata-rata 11,65 peluang tepat sasaran. Sebaliknya, untuk urusan menjaga gawang, Prancis adalah primadonanya. Tim muda Prancis tak pernah kebobolan dalam tiga pertandingan fase grup.
Pertandingan hari ini diawali di Stadion Manahan, Solo pukul 16.00 WITA. Dua tim Amerika Selatan yang berstatus juara dan runner up Piala Amerika Selatan (Conmebol) U-17 2023, yakni Brasil dan Ekuador, harus berhadapan lebih awal. Dalam turnamen U-17 Amerika Selatan tahun ini, kedua tim dua kali bermain seri 2-2.
Berikutnya, Spanyol dan Jepang akan bertanding di venue sama malam hari. Secara teknis Spanyol lebih baik, tapi penampilan pantang menyerah Jepang bisa menjadi mimpi buruk untuk kesempurnaan teknis tim muda Spanyol yang juga menjadi tim yang paling mengendalikan lalu lintas bola.
Semangat itu pula yang membuat Jepang menaklukkan tim terkuat di Grup D, Senegal, dengan 2-0, ketika saat itu Jepang sedang di ujung tanduk.
Jepang juga membawa gengsi Asia sebagai juara Piala Asia U-17 tahun ini.
Pada hari kedua babak ini, Selasa 21 November besok digelar empat laga sekaligus di dua venue di dua kota berbeda.
Di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jerman ditantang Amerika Serikat, disusul Argentina melawan Venezuela. Pada hari yang sama, di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Mali bertemu Meksiko, disusul Maroko menghadapi Iran.
Jerman yang tak pernah kalah dan merupakan juara Euro U-17 tahun ini lebih difavoritkan memenangkan laga ini ketimbang Amerika Serikat.
Sama dengan tim seniornya, Jerman U-17 juga kerap telat panas, tapi begitu panas, mereka tak berhenti menekan lawan.
Jerman juga tim yang produktif. Sembilan gol ke gawang Meksiko, Venezuela dan Selandia Baru, menjadi petunjuk bahwa mereka siap memberondong Amerika Serikat yang sudah kebobolan lima gol, kendati juga memasukkan lima gol.
Di stadion sama, kembali dua tim Amerika Selatan berhadapan, kali ini Argentina dan Venezuela, yang masing-masing merupakan peringkat ketiga dan keempat dalam Conmebol U-17 2023.
Di Gelora Bung Tomo Surabaya, pada hari yang sama besok, dilangsungkan laga Mali versus Meksiko dan Maroko kontra Iran. Dua pertandingan ini juga menjanjikan keseruan dan drama.
Pertandingan di venue sama antara Maroko dan Iran juga tak kalah menarik. Maroko yang masuk gelanggang ini dengan bekal finalis Piala Afrika U-17 2023, sejak awal bertekad ingin meniru jejak seniornya dalam Piala Dunia Qatar 2022.
Tapi Iran yang semifinalis Piala Asia U-17 tahun ini memiliki kans mengubur harapan Maroko itu. Syaratnya, Iran harus mengimitasi permainan mereka kala menumbangkan Brazil 3-2 saat fase grup.
Pada hari ketiga Rabu (22/11/2023) Prancis ditantang juara Piala Afrika U-17 tahun 2023 Senegal di Jakarta International Stadium.
Pada hari yang sama dan di stadion sama malam hari, Inggris ditantang Uzbekistan. Uzbekistan membuat kejutan pada laga terakhir fase grupnya dengan mencetak dua gol ka gawang Spanyol untuk memaksa hasil seri 2-2.
Jadwal Pertandingan
Babak 16 Besar Piala Dunia U-17
Senin, 20 November 2023
• 16.30 WITA: Ekuador vs Brasil, Manahan (Indosiar)
• 20.00 WITA: Spanyol vs Jepang, Manahan (Indosiar)
Selasa, 21 November 2023
• 16.30 WITA: Mali vs Meksiko, Gelora Bung Tomo (Indosiar)
• 16.30 WITA: Jerman vs Amerika Serikat, Si Jalak Harupat (SCTV)
• 20.00 WITA: Argentina vs Venezuela, Si Jalak Harupat (Indosiar)
• 20.00 WITA: Maroko vs Iran, Gelora Bung Tomo (SCTV)
Rabu, 22 November 2023
• 16.30 WITA: Inggris vs Uzbekistan, Jakarta International Stadium (Indosiar)
• 20.00 WITA: Prancis vs Senegal, Jakarta International Stadium (Indosiar)
Editor: Aspian Nur