Mantan gelandang PSM Makassar itu pun hanya jadi penonton di laga tersebut yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-0 dimana Felipe Cadenazzi mencetak hattrick dan menahbiskan Stefano Lilipaly sebagai raja assist alias pengumpan jitu.
Pada babak pertama Borneo unggul cepat menit ke-4 lewat sundulan Felipe Cadenazzi assist dari Leo Guntara di sisi kanan pertahanan Macan Putih, julukan Persik Kediri. Gol kedua tercipta menit ke-11 kembali lewat Cadenazzi kali ini via sepakan keras setelah mendapat umpat dari pemain naturalisasi Indonesia asal Belanda, Stefano Jantje Lilipaly.
Pada babak kedua, Holland Connection membuat Borneo kembali unggul. Tendangan sudut Lilipaly disundul Cadenazzi merobek gawang Persik yang dikawal Dicky Yusron.
Setelah tiga gol itu Cadenazzi ditarik keluar lapangan oleh pelatih Pieter Huistra menit 51 dan memasukan Ahmad Nur Hardianto sebagai striker namun hanya beberapa saat Hardianto harus kembali keluar lapangan karena mengalami cedera.
Persik Kediri bukannya tanpa perlawanan. Anak asuh Marcelo Rospide mendapat peluang mencetak gol namun dua kali tendangan penyerang mereka membentur mistar dan tiang gawang.
Hingga bubaran, skor 3-0 tak berubah dan Borneo FC pun masih menjaga keangkeran Stadion Segiri dengan tak terkalahkan dalam laga home sejak putaran pertama berlangsung.
Kemenangan ini membuat Borneo FC masih kokoh di puncak klasemen dengan 38 poin, berselisih empat poin dengan Persib Bandung di posisi kedua dengan 34 angka. Nadeo Argawinata dkk akan menghadapi Bali United pada pekan ke-19 tanggal 12 November hari Minggu malam dua pekan ke depan.
Editor: Aspian Nur