Faktor lain, ranking FIFA antara timnas Indonesia dan Brunei Darussalam sangat jauh. Tim Merah Putih kini berada di posisi ke-147, sementara Brunei Darussalam duduk di peringkat ke-191. Selain itu, timnas Indonesia sempat membantai Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0.
Itu terjadi dalam laga kedua Grup A Piala AFF 2022 di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Desember 2022.
Meski begitu, pelatih Indonesia Shin Tae-yong meminta Asnawi Mangkualam dkk jangan meremehkan Brunei Darussalam dan fokus di lapangan.
Dengan itu, Shin Tae-yong yakin para pemain timnas Indonesia bisa menunjukkan permainan terbaiknya. "Memang lawan yang paling berat bagi kami jangan lengah. Saya minta para pemain tidak lengah dan bekerja keras di lapangan melawan Brunei Darussalam, dengan begitu mereka bisa menunjukkan yang terbaik," ucap Shin Tae-yong dilansir dari laman pssi.org pagi ini.
Shin Tae-yong berharap anak asuhnya bisa mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang Brunei agar bisa bersantai di leg kedua di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Seri Begawan, Selasa (17/10/2023).
Shin Tae-yong mempunyai lini depan tajam yang bisa menjebol gawang Brunei Darussalam. Meski begitu, para pemain timnas Indonesia harus pintar-pintar memanfaatkan peluang yang ada. "Saya sudah tahu pastinya lawan akan lebih bertahan dan melancarkan serangan balik. Kami pun tidak mau sama sekali kebobolan,” tegasnya.
Sementara Kapten Indonesia Asnawi Mangkualam enggan meremehkan Brunei Darussalam. Pemain Jeonnam Dragons itu juga ogah bicara potensi Garuda menang besar.
"Tentunya kami akan bermain dengan cara kami bermain. Kami tidak akan meremehkan lawan karena Brunei, masyarakat juga tahu kemampuan Brunei," kata Asnawi. "Tentunya di tim ini sudah mempersiapkan dan akan kerja keras di laga besok. Dan tentunya bisa menghibur masyarakat," tambahnya.
Indonesia memang tak boleh memandang enteng lawan mengingat ada sosok Paul Munster, Direktur Teknik Brunei yang juga mantan pelatih Bhayangkara FC, klub Liga 1. Pelatih Brunei Mario Rivera menjelaskan dirinya sudah berkomunikasi dengan Paul Munster sejak September 2022. Banyak yang yang didiskusikan khususnya mengenai sepak bola Indonesia.
"Saya sudah bicara banyak dengannya soal sepak bola Indonesia. Tentu, dia punya pengetahuan soal sepak bola dan beberapa pemain Indonesia. Pengetahuannya ini akan membantu kami menghadapi Indonesia," kata Rivera.
"Akan menjadi laga sulit bagi kami, beda tujuan antara Indonesia dan Brunei. Brunei sepakbolanya sedang tidak bagus," ungkapnya. "Tapi di sepakbola, masih ada peluang bagi kami. Karena dari awal sudah 11 vs 11, kami akan mencoba memberikan yang terbaik," sebutnya.
Pelatih asal Spanyol juga tak mau menjadikan kekalahan 0-7 dari Timnas Indonesia sebelumnya sebagai acuan. Baginya laga besok akan menjadi lembaran baru buat timnya.
Kondisi kedua tim disebutnya juga berbeda. Ada beberapa perubahan memang yang terjadi di tubuh Indonesia dan Brunei dengan masuknya beberapa pemain baru yang tentunya menggantikan pemain sebelumnya.
"Saya rasa laga besok adalah laga berbeda dibandingkan AFF lalu, ada banyak pemain berbeda juga di Indonesia. Saat itu para pemain kami tidak berada dalam kondisi baik, kami akan berusaha dengan baik untuk besok," paparnya.
Kapten Brunei Hendra Azam Idris melempar candaan untuk laga melawan Timnas Indonesia. Ia menyebut Garuda akan menerapkan formasi 1-1-8.
Hendra Azam mengacu ke hasil skor-skor besar yang pernah didapatkan
"Mungkin mereka akan menyerang total, main dengan formasi 1-1-8. Jadi kami harus menumpuk pemain di lini pertahanan. Tapi sekarang situasi beda, kami main 11 v 11 sejak awal di laga, jadi saya optimistis bisa mengimbangi mereka," sebut Hendra.
Pemain yang berkarier di klub Duli Pengiran Muda Mahkota itu juga menegaskan tidak gentar. Ia sudah siap meladeni Indonesia di laga kandangnya.
"Kami tidak ada rasa takut. Justru saya senang main di sini, merasa main sama saudara kalau main di sini dibandingkan negara lain," sebutnya.
Editor: Aspian Nur