Meski sudah resmi mengenakan jersey Borneo FC, namun pemain berusia 34 tahun itu baru bisa dimainkan pada paruh kedua Liga 1 yang menyisakan dua pertandingan.
Sebelumnya dikabarkan Pluim yang dipecat PSM lewat pernyataan langsung pemilik klub Juku Eja Aksa Mahmud yang mengaku sudah tidak sreg dengan performa gelandang kelahiran Zwolle itu, diminati Persib Bandung dan Borneo FC. Di Persib, keberadaan Marc Klok dikaitkan erat dengan rencana kedatangan pemain yang identic dengan nomor 80 di PSM tersebut sampai akhirnya keluar pernyataan resmi dari Borneo FC.
Pluim jadi bagian penting PSM Makassar saat menjadi juara Liga 1 musim lalu dan terpilih sebagai pemain terbaik kompetisi musim tersebut. Selain juara Liga 1, Pluim membawa PSM Makassar juara Piala Indonesia di musim 2018/19.
Salam perpisahan sudah disampaikan Pluim yang tak pernah terlihat dalam tujuh laga PSM di Liga 1 musim 2023/2024. Pluim mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh suporter, pemain dan pelatih PSM Makassar setelah tujuh tahun bersama klub dari Sulawesi Selatan itu.
"Kepada Supporter PSM, pemain, pelatih dan semua orang yang telah bekerja dengan saya selama tujuh setengah tahun terakhir," tulis Pluim di media sosialnya hari ini.
Pluim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama di PSM sejak tahun 2016. "Saya berterimakasih sebesar-besarnya kepada kalian atas masa masa yang saya lewati di PSM Makassar. Saya tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata betapa cintanya saya pernah menjadi bagian dari klub yang luar biasa ini dan juga terhadap dukungan yang luar biasa dari mereka di masa-masa indah dan masa-masa sulit," sebutnya.
"Sangat berat bagi saya untuk mengucapkan perpisahan kepada semua orang namun inilah situasinya saat ini. Saya juga berterima kasih untuk dukungan dan pesan-pesan yang saya terima dalam 24 jam terakhir ini,” ungkapnya.
"Untuk saat ini, saya perlu melanjutkan perjalanan saya sebagai pemain sepakbola. Dan ini akan menjadi perasaan aneh bagi saya nantinya untuk memakai jersey lain selain jersey PSM yang mana selama ini saya selalu pakai dengan rasa bangga. Saya berharap yang terbaik untuk tim yang luar biasa ini, dan juga kepada staff kepelatihan, seluruh ofisial dan tentu saja seluruh supporter PSM yang luar biasa. Mungkin kita akan bertemu," tutup Pluim.
Kehadiran Pluim membuat lini tengah Borneo FC semakin sesak, karena sudah ada Kei Hiroshe, Hendro Siswanto, Adam Alis bahkan Stefano Lilipaly. Menarik untuk ditunggu siapa pemain yang akan menepi dan pemain asing yang akan dicoret dari Borneo FC setelah kehadiran Pluim.
Editor: Aspian Nur