Kemenangan ini menjadi pengobat kekecewaan setelah menelan kekalahan di kendang Persebaya Surabaya sebelum jeda internasional. Borneo FC naik ke peringkat kedua usai mengumpulkan 22 poin. Sementara PSS Sleman berada diposisi 12 dengan nilai 17.
Borneo FC sebenarnya tampil mendominasi sejak awal pertandingan. Sementara PSS tampil reaktif sembari menunggu momentum serangan balik. Hal tersebut membuat bola lebih banyak di tengah lapangan.
Tim Pesut Etam julukan Borneo FC juga melepaskan total empat tembakan ke arah gawang, sementara PSS tak mampu melepaskan satu pun tembakan on target. Laga ini juga diwarnai tiga kartu kuning untuk Borneo FC dan tiga kartu kuning untuk PSS.
Nyaris mencuri satu poin dari markas Pesut Etam, PSS justru kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. Gol kemenangan Borneo FC baru tercipta jelang laga bubar, tepatnya pada menit 90+5'. Silverio Junio Goncalves Da Silva mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Borneo FC menang tipis 1-0.
Usai pertandingan, Pelatih Borneo FC Pieter Huistra ungkap kemenangan kali ini mematahkan rekor tak terkalahkan. “Tentu saja bagus, kami melihat ke diri kami sendiri. Kami senang bisa menang, terutama di babak kedua sangatlah spesial, saya rasa kami mendominasi pertandingan dan mengontrolnya. Di babak pertama, kami membuat beberapa peluang tetapi jika saya harus mengkritisi, kami harusnya bisa mengembangkan hingga di 45 terakhir,” kata Pieter.
Sementara pencetak gol cantik pada menit terakhir Silverio Junio terangkan PSS Sleman adalah tim yang bagus. Namun diakui timnya juga sudah bekerja keras hingga bisa menang. “Ini bukan gol yang cantik, tetapi gol yang mudah. Tetapi yang terpenting adalah kita bisa menang. Sleman adalah tim yang bagus, tetapi kami juga bekerja dengan keras dan kasih maksimal sehingga kita bisa menang. Ini penting bagi kami,” pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin