Aplaus diberikan kepada Sultan yang sudah bergabung dengan Borneo FC sejak 2015 setelah sempat membela Persiba Balikpapan, Pusamania, Borneo FC, Gresik United, Sriwijaya FC dan Bali United dimana putra asli Samarinda ini mengawali karir sepakbolanya dari tim sepakbola PON Kaltim tahun 2008 silam.
“Terima kasih untuk semuanya, perjalanan panjang bersama Borneo FC, penuh suka duka dan suka cita, banyak pengalaman dan banyak hal yang saya dapatkan dari tim ini,” kata Sultan diiringi air mata.
Pemain yang dari data transfermarkt berbanderol Rp434,5 Juta per musim ini sudah mulai memikirkan rencana ke depan sejak awal sebelum pensiun, yaitu jadi pelatih. Berstatus sebagai karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda, Sultan tak ingin jauh dari dunia sepakbola dan sudah mengikuti beberapa kursus kepelatihan.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Sultan menuliskan kata "semua untukmu,” dengan hastag #samarinda terima kasih yang disambut ucapan dari fans Borneo FC yang menyebut Sultan Samma sebagai legend dan idola serta terbaik.
Manajemen Borneo FC pun berterima kasih kepada Sultan atas dedikasi dan loyalitas sang pemain selama ini.
“Sultan Samma jadi bagian dari keluarga besar Borneo FC. Delapan tahun kebersamaan, di tahun 2023 ini Sultan sudah memutuskan gantung sepatu dan kangsung diberi amanat menjadi bagian staf kepelatihan klub,” tulis manajemen Borneo FC di media sosial mereka.
“Melanjutkan cerita dengan status yang berbeda, semoga tahun ini cerita manis terukir untuk klub kebanggaan Samarinda,” tulis mereka lagi.
Pada uji coba melawan Persijap Jepara di Stadion Segiri malam tadi, Sultan Samma dijadikan kapten tim dan tim dari Kota Tepian meraih kemenangan tipis 2-1.
Editor: Aspian Nur