Dilansir dari laman borneofc.id Kamis (30/3/2023) hari ini, Huistra menyempatkan diri hadir di turnamen yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan tersebut.
"Selama turnamen digelar saya selalu menyempatkan hadir untuk menonton karena tidak menutup kemungkinan ada pemain yang bisa kami bawa ke Borneo FC untuk musim depan,” ungkap Huistra terkait kehadiran dirinya di tempat tersebut.
Pria asal Belanda itu memang punya kesempatan melihat pemain muda berkompetisi di turnamen ini. Terlebih dari 16 kontestan yang hadir, terselip Borneo FC U-20 sebagai tim yang ikut berlaga. Selain itu ada pula Serpong City, sebagai tim undangan dari luar Kaltim.
Huistra mengaku sangat ingin melihat pemain yang tergabung dalam Borneo FC U-20. Sebab bisa saja mereka menjadi bagian dari skuad Pesut Etam di musim depan. Terlebih saat ini banyak tim Liga 1 mempromosikan pemain mudanya berkompetisi di level tertinggi.
"Sejauh ini saya melihat pemain lokal di Samarinda dan Kalimantan Timur punya kemampuan yang baik. Tinggal mereka terus mendapat wadah bertanding untuk bisa meningkatkan kemampuannya," pungkas Huistra, terkait kemampuan pemain muda yang ia lihat di turnamen.
Borneo FC sendiri di persepakbolaan Tanah Air dikenal sebagai klub yang rajin melahirkan pemain muda potensial. Karena itulah banyak pemain muda yang dimunculkan Borneo FC jadi incaran klub Liga 1 bahkan tim nasional Indonesia.
Editor: Aspian Nur