Selisih tiga poin dengan Persib Bandung di posisi ketiga klasemen, poin Pesut Etam yang saat ini diperingkat keempat dengan 50 poin bisa sama kalau mereka mampu menambah tiga angka pada pertandingan besok, sekaligus menjauhi kejaran Madura United di urutan kelima dengan 49 poin.
PSS Sleman dalam kondisi tak bagus setelah selalu gagal meraih angka penuh dalam tujuh pertandingan terakhir, catatan rekor kekalahan terpanjang PSS selama berada di Liga 1.
Kondisi tersebut semakin diperparah dengan cederanya dua pemain asing mereka, yakni Jihad Ayoub dan Jonathan Cantilana. Kesempatan menang kembali jelas terbuka bagi Borneo FC.
Namun dengan tegas manajer Borneo FC Dandri Dauri enggan jemawa. Menurutnya, kemenangan hanya akan datang pada tim yang bekerja keras sepanjang permainan berlangsung.
“Banyak yang bilang di atas kertas kami akan memenangkan pertandingan. Saya pikir pemikiran itu wajar jika melihat hasil kami dan calon lawan. Tapi sepak bola tak bisa ditentukan berdasarkan hasil sebelumnya. Sebab banyak faktor menentukan untuk mengakhiri pertandingan dengan tiga angka,” kata Dandri dilansir dari laman resmi borneofc.id Jumat (17/3/2023) hari ini.
Dandri menilai, bisa saja PSS bangkit saat bertemu Borneo FC apalagi mereka bermain di depan publiknya sendiri di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Di ajang pra musim tepatnya di Piala Presiden, Borneo FC sukses membungkam PSS dalam dua kemenangan di babak semifinal yakni 2-0 di Sleman dan 4-0 di Stadion Segiri. “Tapi situasinya saat ini berbeda. Yang pasti, kami datang dengan ambisi menang agar target kami di akhir klasemen nanti bisa terpenuhi, masuk tiga besar,” tegas Dandri.
Terpisah, M Sihran Amarullah, pemain sayap Borneo FC mengatakan seluruh pemain sudah bertekad menuntaskan kompetisi di posisi lebih baik.
Menurutnya, tiga kemenangan terakhir setelah dikalahkan Bhayangkara FC 1-3 harus dilanjutkan. Sebab lawan-lawan terdekat tak kalah sulitnya untuk ditaklukan. Setelah menghadapi PSS Sleman, Borneo akan bersua Arema FC 24 Maret pekan depan. “Kami bakal tanding 2 kali di laga away. Pastinya kami berharap poin penuh kembali bisa diraih," ujar Sihran.
Di kubu PSS Sleman, dokter tim Feras Ardile Muhammad mengakui cederanya Jonathan dan Ayoub. Feras menyebut saat ini kondisi keduanya masih dalam tahap pemulihan. Tim medis masih akan memberikan pendampingan selama 7-14 hari untuk mengembalikan level kekuatan otot secara khusus.
"Melihat kondisi Jihad Ayoub sampai saat ini kemungkinan besar tidak bisa diturunkan dalam pertandingan melawan Borneo FC," ujarnya di laman resmi PSS Sleman.
Sitauasi tersebut jelas membuat pelatih PSS Seto Nurdiantoro harus berpikir keras untuk mencari pengganti dua pemain asingnya. Apalagi PSS Sleman kini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga 1 2022-2023 dengan raihan 28 poin.
Editor: Aspian Nur