Indonesia sempat memimpin 2-0 lewat gol Nabil Asyura dan Arkhan Kaka Putra, namun dibalas Waleed Mallalla dan Ghaith Abdalla. Gol kemenangan Indonesia lahir di babak kedua. Arkhan Kaka membawa Indonesia kembali memimpin menjadi 3-2, yang tak bisa dibalas UEA sampai laga tuntas.
Usai pertandingan, pelatih Indonesia U-17 Bima Sakti, mengingatkan anak asuhnya untuk terus menjaga sportivitas dan meminimalisir kesalahan.
"Saya selalu ajarkan ke pemain apapun situasinya kalau ada pemain cedera, buang bola, meskipun kami punya kesempatan untuk mencetak gol. Itu yang selalu saya sampaikan kepada pemain," kata Bima Sakti selepas laga dilansir dari laman pssi.org Kamis (6/10/2022) hari ini.
"Saya mengajarkan mereka, agar bermain sportif, menang dengan sportif dan semoga menjadi bekal untuk mereka. Kemenangan memang hal yang utama, tapi caranya harus sportif," tegasnya.
Kemenangan ini membuat Indonesia memimpin Grup B dengan enam poin. Uni Emirat Arab juga memiliki poin sama dengan Indonesia, namun kalah selisih gol.
Indonesia masih punya dua pertandingan lagi. Laga ketiga Indonesia melawan Malaysia Jumat (7/10/2022) malam besok dan laga terakhir kontra Palestina Minggu (9/10/2022) malam.
Terpisah, pelatih Uni Emirat Arab U-17 Alberto Gonzalez Cabot memuji empat pemain Indonesia U-17. Muhammad Iqbal Gwijangge, Arkhan Kaka, Figo Dennis dan Riski Afrisal disebut Gonzalez jadi kunci permainan tim tuan rumah.
"Susah untuk memilih dan Anda tahu alasannya karena kedua tim bukan bermain sebagai tim individu," kata Alberto Cabot dalam konferensi pers. “Pemain-pemain itu punya kualitas yang bagus dan membuat perbedaan," imbuhnya.
Di satu sisi, pelatih asal Spanyol enggan menunjuk sosok pemain UEA U-17 yang menurutnya paling menonjol. Menurutnya seluruh anak didiknya punya kualitas yang merata.
"Untuk tim saya, saya tidak akan pilih satu pemain [terbaik]. Bagi saya, bermain sebagai tim adalah kekuatan kami dan bermain individual adalah kelemahan kami," tegasnya.
Editor: Aspian Nur