Asisten III Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara H Totok Heru Subroto mewakili Bupati H Edi Damansyah yang hadir pada pembukaan turnamen sore tadi menegaskan kalau pemkab sangat mengapresiasi turnamen ini.
Disebutkannya, SSB berperan penting dalam hal pembinaan pemain usia muda karena dari mereka dasar dan tehnik bermain sepakbola yang baik dan benar.
“Askab PSSI Kutai Kartanegara harus terus didukung dalam memberikan ruang bagi pemain muda untuk dibina juga bertanding. Usia 10 maupun 12 tahun adalah usia ideal di sekolah dalam mempersiapkan ke even yang lebih tinggi, baik Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) maupun Piala Soeratin," papar Totok.
Turnamen Bupati Cup 2022 ini diikuti 24 SSB dengan masing-masing kategori U-10 diikuti 12 tim dan U-12 diikuti 12 tim yang dibagi dalam beberapa grup menggunakan sistem setengah kompetisi. Setiap grup dihuni tiga tim, juara dan runner up grup lolos ke perdelapan final.
Kepala Dispora Kutai Kartanegara Aji Ali Husni bersama Ketua KONI Rahman juga Ketua Askab PSSI H Ardinansyah mendampingi Totok membuka resmi turnamen ini. "Jaga program pembinaan pemain usia dini secara berkelanjutan untuk mempersiapkan pemain sepakbola di Kutai Kartanegara," ucap Totok.
Sementara Rahman berharap agar semua yang terlibat dalam turnamen ini bisa menjaga semangat untuk terus membangun daerah melalui sepakbola dan dilakukan secara konsisten. "Dari turnamen seperti ini bisa mengangkat harkat dan martabat daerah dikancah yang lebih tinggi," tegas Rahman.
H Ardinansyah sebagai ketua PSSI Kutai Kartanegara menegaskan mereka konsisten mendukung program kerja dalam pembinaan atlet muda untuk terus menghasilkan pemain asli daerah.
"Dari level usia dini harus terus dilakukan pembinaan dan seleksi ketat agar bisa mendapatkan putra asli daerah sesuai arahan dan keinginan bupati. Alhamdulillah sudah kami buktikan dan ini terus berjalan dan berkelanjutan untuk proses pembinaan pesepakbola putra daerah, diantaranya dengan dukungan kami pada turnamen ini," papar H Nan, sapaan akrab H Ardinansyah.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor Aspian Nur