Nama Luis Milla sudah akrab ditelinga pecinta sepakbola nasional karena pernah jadi pelatih timnas senior Indonesia dan pelatih timnas Indonesia U-23 tahun 2017-2018.
Keinginan manajemen Maung Bandung mendapatkan pelatih berkualitas membuat mereka memilih pria asal Spanyol berusia 56 tahun itu sebagai pelatih kepala.
Lewat media sosial Instagram miliknya, Luis Milla pun sudah menyapa bobotoh, fans Persib Bandung. “Halo @persib, I’m very happy to be part of this family. Can’t wait to meet you all and start working. VAMOS PERSIB!” tulisnya.
Pangeran Biru meraih dua kemenangan pada dua pertandingan terakhir mereka saat ditangani pelatih caretaker Budiman setelah tiga laga sebelumnya bermain imbang dan dua kali kalah, hal mana yang membuat pressure tinggi diarahkan pada Robert Rene Alberts yang akhirnya memilih mundur.
Kehadiran Luis Milla sontak membuat banyak orang bertanya-tanya berapa gaji pelatih berlisensi Pro UEFA itu. Dilansir dari transfermark, disebutkan gaji Luis Milla berkisar Rp14 miliar rupiah lebih per musim. Saat jadi pelatih timnas Indonesia, Luis Milla digaji mencapai 80 ribu euro atau sekitar Rp1,198 miliar per bulan termasuk pajak atau setara Rp14,367 miliar per tahun (12 bulan).
Sementara kedatangan Luis Milla diiringi kepergian pelatih Persis Solo Jacksen F Tiago (JFT). Pria asal Brasil berjulukan Bigman itu memastikan tak lagi jadi pelatih usai Persis meraih kemenangan perdana atas Bhayangkara FC dengan skor 0-1 di markas lawan.
"Bersama tekad dan kerja keras, kita akhirnya berhasil mendapatkan 3 poin pertama dan hari ini akan menjadi pertandingan terakhir saya sebagai pelatih Persis," kata JFC dalam sesi jumpa pers usai laga Jumat (19/8/2022) kemarin.
Mundurnya JFT dari kursi kepelatihan karena menurutnya orang yang terpenting di dalam hidupnya, sang istri, yang meminta dan tak bisa ia tolak.
“Selama di Solo saya selalu mendengar seruan “Jacksen Out, Jacksen Out”, tapi di antara suara tersebut hanya ada satu suara yang saya dengar, yakni suara istri saya. Dia menyampaikan kenapa saya masih harus bertahan di sini? Hal tersebut membuat saya menghubungi para bos karena desakan dari istri saya adalah hal yang paling terpenting,” tegas JFT.
Persis sudah menjalani lima pertandingan dan empat diantaranya dengan hasil kekalahan baik saat bermain di kandang maupun tandang, hal mana yang membuat klub milik putra Presiden Joko Widodo Kaesang Pangareb ini terdampar di posisi terbawah klasemen. Kemenangan pertama Laskar Sambernyawa membuat mereka kini menghuni posisi ke-15.
Editor: Aspian Nur