Kalau bisa menambah tiga poin, setidaknya anak-anak dari Kota Tepian yang diasuh pelatih Milomir Seslija melompat ke urutan pertama sembari menanti hasil pertandingan Madura United menjamu Dewa United jam tujuh malam harinya dan laga antara TIRA-Kabo yang bermain di markas Persita Tangerang jam sembilan malam. Sementara PSM baru bertanding Sabtu (21/8/2022) ditantang Arema FC.
Setidaknya sambil berharap lawan-lawan mereka tergelincir, Diego Michiels dkk harus berjuang maksimal untuk mengalahkan Persebaya Surabaya di depan pendukung sendiri. Bermodalkan kemenangan tandang pertama saat mengalahkan Persik Kediri 1-2 di Stadion Brawijaya sepekan lalu, setidaknya ada asa untuk melanjutkan tren positif mengingat tamu yang datang hanya bermain imbang 2-2 di depan pendukung sendiri menghadapi Madura United.
Kekuatan lini pertahanan Borneo FC juga akan bertambah karena bek Leo Guntara bakal tampil lagi menghadapi Bajul Ijo setelah mendapat kartu merah langsung pada partai pembuka Liga 1 menghadapi Arema FC di Samarinda
Leo dipastikan kembali dalam tim setelah melewati sanksi tiga pertandingan. Itu artinya kekuatan Borneo FC bakal sempurna karena dalam empat pertandingan sebelumnya selalu ada pemain yang harus absen karena cedera seperti kiper Angga Saputro, Javlon Guseynov dan Jonathan Bustos. Saat ini tinggal Angga Saputro saja yang masih belum dipastikan kapan bisa bermain.
“Kembalinya Leo akan membuat kekuatan tim semakin bagus. Sekarang tinggal bagaimana pelatih meracik taktik dan strategi lewat komposisi pemain yang diturunkannya nanti,” ujar manajer tim Borneo FC Dandri Dauri dilansir dari laman borneofc.id Rabu (17/8/2022) hari ini.
Saat Leo tak bisa dimainkan, Milomir Seslija sempat memainkan Irsan Lestaluhu saat bertemu Barito Putera. Meski tampil lumayan, namun saat itu Borneo FC kalah 1-3. Kemudian di dua pertandingan berikutnya, Diego Micheils diplot menjadi bek kiri. Padahal sebelumnya Diego yang aslinya adalah bek kanan, ditempatkan di stopper menemani Javlon.
“Menghadapi Persebaya Milo pasti merubah komposisi lagi karena menentukan siapa bermain dan akan ditempatkan dimana dia lebih tahu karena hal tersebut bagian dari teknis pelatih,” ujar Dandri lagi.
Milo sendiri diakui Dandri tak sendirian menentukan susunan pemain. Koordinasi dengan asisten pelatih, tim medis bahkan manajemen tetap dilakukan. “Kami dari manajemen tak mau terlalu ikut campur, kami hanya sekadar mengetahui saja. Pelatih yang selalu bersama pemain di lapangan saat latihan, jadi dia jelas lebih tahu soal itu,” pungkas Dandri.
Sementara itu ada yang menarik dalam sesi latihan Borneo FC di Stadion Segiri hari Selasa (16/8/2022) kemarin. Mereka kedatangan tamu special, yaitu anak-anak dari Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) Selyca, Samarinda. Kehadiran anak-anak bersama orangtua dan guru mereka tersebut menambah semangat dan motivasi pemain juga pelatih karena membuktikan kecintaan kepada Borneo FC.
Beberapa pemain terlihat berfoto bersama dan membubuhkan tanda tangan di atas kertas yang memajang foto pemain. Dengan penuh suka cita pemain yang latihan pun memberikan tanda tangan dan bersalaman dengan anak-anak TK dan KB Selyca tersebut untuk kemudian foto bersama.
Sementara itu ada kabar dari Persebaya Surabaya kalau manajemen tim berjuluk Bajul Ijo melayangkan surat kepada PSSI terkait wasit yang memimpin pertandingan. Diketahui, anak asuh Aji Santoso yang saat ini duduk di posisi 12 klasemen dengan raihan 4 poin merasa dipimpin wasit Mansyur yang tidak fair saat ditahan imbang Madura United 2-2. Melansir dari laman resmi Persebaya, mereka menuntut evaluasi kinerja wasit kepada PSSI. Ada sejumlah kesalahan fatal yang dilakukan wasit yang mempengaruhi hasil akhir pertandingan sehingga tuan rumah gagal mendapat poin penuh.
Namun terlepas dari itu, Presiden Persebaya Azrul mengakui ada masalah di dalam tim sehingga gagal meraih hasil maksimal. Dua malasah tim Persebaya terkait antisipasi bola mati dan kecolongan di akhir-akhir laga. ”Kami memiliki tim yang punya potensi luar biasa. Kami akan melakukan evaluasi bersama tim pelatih jelang melawan Borneo FC," ujar Azrul Ananda.
Editor: Aspian Nur