Barulah pada laga ketiga melawan Persib Bandung dalam kemenangan 4-1, Pato tak sekadar memberikan umpan matang tapi juga gol indah bicycle kick alias tendangan salto ke gawang Maung Bandung.
Terbaru, pemain kelahiran Rio Branco, Acre ini mencetak brace atau dua gol dalam kemenangan Borneo FC 2-1 di markas Persik Kediri, Stadion Brawijaya Jumat (12/8/2022) sore kemarin. Matheus Pato menunjukkan magisnya bersama tim yang ditangani Milomir Seslija karena sempat tertinggal 1-0 tim tamu menyamakan skor sampai akhirnya menang 1-2. Gol Macan Putih dicetak Yusuf Meilana menit 64 babak kedua disamakan Pato yang menjebol gawang kiper Persik Dikri Yusron Afafa menit 66 dan lewat tendangan bebas keras menit 77.
Kemenangan ini membuat Borneo FC menduduki posisi kedua klasemen sementara dengan 9 poin, di bawah Madura Unted yang juga mengemas poin sama dan akan melakoni laga keempat mereka besok sore menghadapi Persebaya Surabaya.
Pato untuk sementara mengemas tiga gol, sama dengan Ahmad Nur Hardianto, bomber Borneo FC lainnya, sementara top skor masih diduduki striker Madura United Lulinha Reis.
"Saya sangat bahagia. Dua gol luar biasa hasil perjuangan teman-teman, tim pelatih, dan suporter Borneo FC yang datang ke Kediri," ujar Pato dari aku media sosial Instagram pribadinya @matheuspato9.
Pato pun bertekad untuk terus tampil impresif dan mencetak gol bagi Borneo FC. “Yang terpenting tim ini bisa meraih kemenangan,” tegasnya.
Sementara itu usai pertandingan Borneo FC melawan Persik Kediri, ada momen menarik saat Milomir Seslija melakukan aksi simpati dengan membagikan nasi kotak kepada Persikmania, supporter tuan rumah, usai tim asuhnya mempermalukan Persik Kediri di Stadion Brawijaya
Setelah laga selesai, suasana di pintu keluar stadion khusus untuk pemain hiruk pikuk dengan teriakan suporter yang tak puas dengan kekalahan yang diderita Persik Kediri.
Namun, di tengah situasi tersebut tiba-tiba pelatih Borneo FC Milomir Seslija keluar dan memberikan dua tas plastik berisi makanan. Dirinya juga tidak segan untuk membagikan langsung kepada suporter Persik Kediri.
Melihat hal tersebut, Persikmania menyambut dengan senang hati. Mereka juga menerima makanan yang diberikan pelatih Borneo FC sembari meneriakkan namanya. Momen simpati tersebut bisa menjadi salah satu kenangan manis untuk suporter Persik
Kekalahan Persik membuat mereka tertahan di urutan 16 klasemen dengan 1 angka, hasil tiga kalah dan sekali imbang. Asisten Pelatih Persik Kediri, Johan Prasetyo Wibowo tak mampu menutupi kesedihannya saat jumpa pers usai laga. "Kami sudah tampil maksimal. Segala cara juga telah kami lakukan. Kami unggul lebih dulu. Karena lengah saat eforia, gawang Persik malah kebobolan," kata Johan dilansir dari laman ligaindonesiabaru.com.
Johan Prasetyo menolak pertanyaan media yang menengarai kekalahan ini efek dari isu mundurnya pelatih kepala Javier Roca dari Persik. "Saya kira itu tak bisa jadi alasan. Pemain telah menunjukkan spirit dengan main sebaik mungkin. Dua gol Borneo karena kami lengah," tutupnya.
Persik Kediri diketahui ditinggal pelatih utama mereka Javier Roca yang sudah tak bersama skuat itu usai kekalahan di pekan ketiga atas Madura United. Meski masih jadi tanda tanya resmi meninggalkan Kediri atau tidak, namun ketidakhadiran pria bernama lengkap Javier Leopoldo Roca Sepúlveda asa Chile itu seolah menjawab rumor yang beredar kalau sang pelatih jadi yang kedua meninggalkan tim setelah Robert Rene Alberts di Persib Bandung.
Editor: Aspian Nur