Pelatih yang akrab disapa Milo tersebut mengaku bahwa para pemainnya telah bekerja dengan maksimal sepanjang pertandingan, hingga akhirnya bisa memupuskan ambisi Persib yang juga mengincar kemenangan perdana musim ini.
"Pertandingan yang luar biasa, saat ketinggalan satu gol di menit awal pemain tidak putus asa dan terus berjuang sehingga akhirnya bisa membalikkan keadaan," kata Milo dilansir dari laman borneofc.id Senin (8/8/2022) hari ini.
Milo mengaku optimis dengan kemampuan yang dimiliki oleh para pemainnya dan terbukti Borneo FC mampu menyudahi perlawanan Persib yang juga punya materi pemain bintang. "Sebelum pertandingan, saya mengatakan kepada para pemain bahwa mereka semua potensial dan sangat pantas untuk memenangkan laga ini," ungkap pria dari negara Serbia ini.
Selanjutnya Milo berharap supporter yang datang ke stadion bisa lebih banyak seiring dengan performa tim yang membaik. "Kami perlu dukungan suporter untuk memotivasi kami dan kami akan terus meraih hasil kemenangan di pertandingan berikutnya," jelasnya tegasnya.
Borneo FC menang telak 4-1 dimana gol dari Fajar Faturrahman menit 17, Stefano Lilipaly menit 64 dan Matheus Pato menit 87 semuanya dicetak dengan indah sementara satu gol dari Terens Owang Puhiri menit 23 dihasilkan dari skema serangan yang tertata baik.
Pada laga tersebut, Milo mengaku sengaja menurunkan gelandang Jonathan Bustos pada pertengahan babak kedua, karena kondisi pemain asal Argentina tersebut belum fit 100 persen. "Saran tim dokter, Bustos hanya boleh main 20 menit, namun saya mencoba memainkannya selama 30 menit," ucap Milo.
Sementara kapten Persib Mark Antonio Klok secara terbuka menyatakan malu berkomentar terkait hasil pertandingan ini. Menurut Klok, hasil ini bukan yang diharapkan pemain begitu juga oleh bobotoh yang selalu mendoakan timnya baik yang hadir di Segiri maupun dari jauh.
“Saya malu untuk bicara. Kalah 4-1 tidak biasa untuk kami dan untuk saya. Terlalu banyak gol ke gawang kami,” kata pemain naturalisasi timnas Indonesia itu.
Klok mengajak semua bangkit untuk memperbaiki posisi di klasemen dan evaluasi menjadi hal yang mesti dilakukan, termasuk bagi individu pemain. “Tidak sesuai ekspektasi. Semua harus bangkit. Semua harus lebih baik,” tegas Klok.
Selain teriakan “Rene Out…Rene Out…!” dan “ganti pelatih sekarang juga,” yang diteriakan supporter Persib di Stadion Segiri usai pertandingan kemarin, malam tadi sejumlah bobotoh melakukan aksi di depan Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung dimana video aksi itu viral di media social. Mereka menuntut perbaikan tim dan memecat pelatih Robert Rene Albert yang dianggap tak mampu meracik tim dengan baik meski manajemen sudah mendatangkan pemain terbaik.
Editor: Aspian Nur