Karena itulah pelatih Borneo FC menegaskan kemenangan di Stadion Maguwoharjo lewat brace Matheus Pato bisa tak berarti kalau pada pertemuan kedua nanti gagal meraih hasil maksimal.
Milo tidak mau buru-buru memikirkan tim akan menang lagi di kandang sendiri. Pelatih asal Bosnia itu menekankan kepada pemain untuk tidak terlena pada pertandingan kedua nanti.
“Ini baru leg pertama, masih ada leg kedua di Samarinda. Jadi kami tetap harus menghormati lawan. Apalagi kita tahu sepak bola sangat sulit diprediksi,” ujar Milo dilansir dari laman borneofc.id Jumat (8/7/2022) hari ini.
Ditegaskan Mila perjuangan tim belum selesai sehingga kemenangan di kendang lawan belum berarti apa-apa, hanya mempermudah jalan pada pertemuan kedua nanti. Waktu 90 menit tersisa masih akan sangat menentukan nasib Borneo FC Samarinda, apakah bisa lolos ke final atau tidak.
“Saya sih optimis karena unggul 2-0, tapi bukan berarti saya meremehkan. Kami beruntung karena di kandang akan ada suporter kami,” ujar mantan pelatih Arema FC.
“Saya sudah sampaikan ke pemain mereka harus bermain serius karena ini adalah peluang untuk bermain di final. Jadi saya tidak akan membatasi pemain, pokoknya tampil lepas saja di leg kedua nanti,” paparnya.
Kunci kemenangan melawan Elang Jawa menurut Milo karena pemain mengikuti instruksinya. “Saya rasa pemain sudah mengikuti instruksi yang diberikan. Saya bangga dengan para pemain. Tapi ingat ini belum selesai, masih ada 90 menit lagi di Samarinda,” tegasnya.
Borneo harus tampil solid di Stadion Segiri nanti karena Milo menilai PSS juga bermain bagus. "Ketika kami melakukan kesalahan PSS Sleman sebenarnya sangat berbahaya," pungkasnya.
Sementara pelatih PSS Seto Nurdiyantoro menyebut bahwa kekalahan ini akan jadi pelajaran berharga bagi PSS.
"Selamat kepada Borneo FC telah memenangkan pertandingan ini. Kami kecewa dari hasil laga dan kami harus belajar dari hal-hal di luar sepakbola, bagaimana kami harus bisa mengatasi hal-hal di luar kendali kami. Namun tetap kami lebih fokus di hal teknis bagaimana kami mengatasinya,” sebut Seto.
"Peluang pasti ada walaupun kecil. Kami enggak tahu, tunggu keajaiban Tuhan. Kami fokus berjuang semampu kami pada pertandingan kedua di Samarinda nanti," sebut Seto.
Editor: Aspian Nur