Pelatih Kepala untuk Tim Sepakbola Popda Kukar, Nor Alam mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan seleksi Popda berlangsung lancar dan sukses dilakukan di Stadion Rondong Demang Tenggarong.
"Empat hari kami lakukan dan Alhamdulillah berlangsung lancar dari sekitar 50-an lebih pemain yang ikut di hari pertama hingga Minggu kemarin akhirnya kita seleksi ketat dan kita dapatkan 25 pemain. Tiga penjaga gawang dan sisanya pemain," kata Alam kepada korankaltim.com, Senin (27/6/2022).
Alam yang mengantongi lisensi C pelatih sepakbola tingkat nasional ini mengungkapkan, setelah didapatkan 25 pemain hasil seleksi ketat kemarin, pihaknya berharap agar segera dilakukan training center (TC) untuk para pemain yang merupakan keseluruhan adalah pelajar ini.
"Ya benar kita berharap segera dilakukan TC namun itu semua kami masih bicarakan dengan Askab. Kan anak-anak ini pelajar semua, kita masih mau atur apa-apanya semua. Baik itu dipusatkan dimana TC nya nanti ataupun mengatur jadwalnya, biar bagaimanapun jangan sampai juga mengganggu sekolahnya kan, atau bisa juga nanti kita buatkan dispensasi atau ijin. Yang pasti itu masih kita rembukkan dulu dengan pengurus Askab Kukar," ungkapnya.
Alam menyebutkan seleksi Popda ini diikuti oleh seluruh talenta muda para pelajar yang tidak hanya berasal dari Kota Tenggarong saja. Seleksi diikuti oleh pelajar dari perwakilan masing-masing kecamatan yang ada di seluruh Kukar.
Ini membuktikan bahwa perkembangan dan pemerataan kualitas bidang olahraga dalam hal ini sepakbola Kukar kini sudah merata di semua lini dan kawasan hingga kecamatan dan desa-desa.
Sementara itu, menyikapi persiapan Popda untuk tim sepakbola ini, Ketua Askab PSSI Kukar, H Ardinansyah menegaskan pihaknya siap mendukung penuh apa yang menjadi harapan Bupati Kukar dalam hal pembinaan dan peningkatan kualitas bidang olahraga.
"Kita siap support mau itu liga santri seperti yang pekan kemarin, Porpov juga Popda ini pun kami dari Askab siap mensupport dengan kolaborasi dan dukungan dari Dispora Kukar. Semuanya bukan untuk kami di Askab tapi untuk kemajuan olahraga sepakbola Kabupaten Kutai Kartanegara," tegas Haji Nan sapaan akrabnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah