Mengantongi empat poin, Laskar Antasari bisa jadi tim pertama yang lolos dari Grup B kalau bisa mengalahkan Pesut Etam pada pertandingan ketiga mereka besok, namun kalau kalah maka nasib mereka ditentukan di pertandingan terakhir menghadapi Madura United Sabtu (25/6/2022) akhir pekan nanti. Sementara kalau hasil imbang setidaknya anak asuh Dejan Antonic bisa bermain lebih aman pada matchday terakhir.
Untuk tuan rumah yang melakoni laga kedua dan memiliki waktu recovery lebih panjang, kemenangan bisa membuat Javlon Guysenov dkk langsung menggusur Barito di puncak klasemen. Kemenangan 1-0 di partai perdana atas Madura United membuat Borneo mengantongi tiga poin.
Namun meski menang atas Barito kalau di laga kedua besok malam RANS Nusantara yang mengemas dua poin bisa mengalahkan Persija maka klub milik artis Raffi Ahmad itu yang bakal berada di posisi teratas klasemen.
Terlepas dari itu, pelatih Borneo FC Milomir Seslija menegaskan anak asuhnya sangat fokus menghadapi laga kedua nanti.
"Kami antusias dan termotivasi terutama dengan dukungan suporter," kata Milo dalam jumpa pers jelang pertandingan Selasa (21/6/2022) siang tadi.
Borneo disebutnya siap menikmati pertandingan melawan Barito yang tentu saja tidak mudah. "Kami akan berjuang besok dan saya yakin pemain siap memberikan segalanya untuk mendapatkan tiga angka," ujar pria asal Bosnia ini.
Kehadiran Stefano Lilipaly dan Terens Owang Puhiri dipastikan Milo membuat Borneo FC akan tampil dalam kekuatan terbaik.
"Ada Lilipaly dan Terens yang sudah kembali dari tim nasional Indonesia. Saya senang mereka kembali ke sini tanpa ada cidera," sebutnya.
Kiper Borneo Angga Saputro secara terpisah mengakui kalau pertandingan nanti tak akan mudah.
“Kami semua kini mengarahkan fokus ke Derby Papadaan. Ini jadi pertandingan tak mudah dan kami harus kerja keras untuk mendapatkan apa yang kami inginkan karena Barito baru saja menang dari tim besar seperti Persija Jakarta," ujar Angga.
Pertemuan Borneo kontra Barito Putera bukan hanya mengedapankan gengsi daerah tapi juga keinginan untuk melengserkan saudara mereka itu dari puncak klasemen sementara.
“Tapi seperti saya katakana tadi, Barito Putera tak mudah untuk dikalahkan. Mereka punya kualitas secara tim dan individu, mulai depan sampai juga kiper," paparnya.
Angga sendiri tak mempermasalahkan apakah dirinya nanti dimainkan sejak awal atau tidak. Sebab menurutnya, siapa pemain yang diturunkan merupakan hak sepenuhnya pelatih kepala. Sebagai pemain, dirinya dan pemain lain hanya menjalankan instruksi dalam latihan.
“Bagi kami sebagai pemain, siapa yang diturunkan kami serahkan kepada pelatih. Dalam latihan, pelatih sudah menganalisa dan mengantisipasi bagaimana lawan kami. Kami siap menjalankan taktik pelatih jika dipercaya bermain dan kami bertekad mendapat tiga poin," tegas Angga.
Sementara arsitek Barito Putera Dejan Antonic mengungkapkan kondisi timnya yang terganggu kebugaran karena padatnya pertandingan.
"Kami sudah melewati dua pertandingan yang berat, sementara Borneo baru sekali, itu artinya kami lebih kelelahan disbanding mereka. Tapi secara kondisi semua pemain siap untuk menghadapi match ketiga," tegas Dejan.
Mantan pelatih Borneo FC ini mengisyaratkan adanya rotasi pada laga besok dan terancam tanpa kehadiran legion asing Rafinha yang masih dalam pengawasan dokter karena cedera saat menghadapi Persija.
"Akan ada rotasi, karena ada beberapa pemain yang sudah capek. Kondisi Rafinha juga kami lihat sampai jelang pertandingan,” paparnya.
Dejan sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresifitas para pemain tim tuan rumah.
"Semua pertandingan tentu ada taktik khusus, taktik menghadapi Borneo FC pasti beda dengan menghadapi Persija. Lihat saja saat pertandingan nanti,” ucapnya.
Editor: Aspian Nur