Itu artinya, Borneo FC secara hitung-hitungan sulit mengejar tim di atas mereka namun berpotensi digusur tim yang ada di bawah. Namun kalau tampil konsisten dalam sisa pertandingan yang ada, setidaknya Borneo FC tetap bisa mempertahankan posisi yang saat ini mereka duduki.
Gelandang sekaligus kapten Borneo FC Sultam Samma mengakui kemenangan atas Persela Lamongan pada pekan lalu dengan skor tipis 1-0 membangkitkan kembali kepercayaan diri mereka dan tren itu berusaha mereka lanjutkan.
"Yang jelas kemenangan atas Persela membuat motivasi kami semakin meningkat menghadapi laga sisa musim ini. Dahaga akan tiga poin sudah terobati setelah kami gagal menang sebelumnya. Sekarang tinggal bagaimana kami konsisten untuk menjaganya," papar Sultan dilansir dari laman Borneofc.id Selasa (8/3/2022) hari ini.
Untuk menjaga apa yang sudah didapat setelah laga lawan Persela bukanlah hal mudah. Persija Jakarta, Persiraja Banda Aceh, Arema FC dan Madura United jadi tim yang harus dihadapi dan semua harus diwaspadai.
Sultan melihat tantangan berat yang harus dihadapi. "Menjaga konsistensi itu berat, tapi kami pernah melakukannya saat akhir putaran kedua lalu, dimana 5 pertandingan bisa menghasilkan poin penuh terus. Sekarang tugas kami adalah mengulang pencapaian itu di sisa musim ini," tegasnya.
Menghadapi Persija Kamis (10/3/2022) malam nanti diakui Sultan bukan laga yang mudah. “Melawan Persija bukan pertandingan mudah. Tapi kami mohon doa restunya agar kami berada di posisi yang lebih baik daripada musim sebelumnya saat kompetisi musim ini berakhir," harap Sultan.
Borneo sendiri pada 7 Maret kemarin berusia 8 tahun sejak kehadiran mereka di persepakbolaan Tanah Air. Pada 2014 lalu, Borneo FC secara resmi menjadi tim asal Kota Tepian dan berkiprah di Divisi Utama (saat ini berganti menjadi Liga 2). Hanya semusim berada di kasta kedua sepak bola nasional, tim berjuluk Pesut Etam tersebut langsung naik status usai menjadi juara di Divisi Utama.
Dan kini di usia 8 tahun, Borneo FC termasuk tim paling eksis. Meski selalu menjadi langganan papan tengah, tim yang dimiliki Nabil Husein Said Amin terus menyumbang pemain untuk tim nasional.
Manajer tim Dandri Dauri mengatakan, semangat para pemain kini berlipat ganda jelang menghadapi Persija, 10 Maret nanti demi jadi kado Borneo FC yang ke-8.
“Kami memasuki momen dimana kami merayakan hari jadi tim yang ke-8,” ujar Dandri.
Saat ini seluruh pemain sudah bertekad mengakhiri semua pertandingan dengan hasil bagus. Diakui Dandri hal itu memang tak mudah. Namun ia percaya melihat tren yang terjadi saat ini di setiap pertandingan. Sebab tim-tim papan atas pun tumbang di saat mereka mengejar target juara. Bahkan mereka kalah dari tim papan bawah.
“Itulah sebabnya saya percaya, meski kami menghadapi lawan tak mudah tapi kami bisa meraih hasil positif. Terlebih kami ingin mengakhiri musim dengan berada di papan tengah dan momen ulang tahun di bulan ini jadi motivasi kami,” ucap Dandri lagi.
Editor: Aspian Nur