Dua gol yang dicetak oleh penyerang asal Brazil Francisco Torres pada babak pertama dan kedua membuat tim dari Kota Tepian naik ke peringkat enam klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 34 poin sementara Persikabo 1973 masih tertahan di posisi 14 dengan torehan 23 poin dari 23 pertandingan
"Kami bersyukur bisa meraih tiga poin, ini tentu adalah hasil yang perlu diapresiasi. Saya sebagai pelatih bangga dengan apa yang ditunjukkan oleh pemain, mereka semua bermain dengan sangat kompak, percaya diri, percaya teman juga, punya keinginan yang kuat untuk meraih poin tiga di pertandingan ini," ujar Fakhri dilansir dari laman Borneofc.id Selasa (8/2/2022) hari ini.
Permainan yang ditampilkan anak asuhnya jadi bukti kalau Borneo bisa bersaing di papan tengah menuju papan atas. Raihan tiga poin pada laga ini diilainya merupakan hal yang penting untuk itu.
Dengan jadwal yang padat dan waktu istirahat yang sedikit diharapkan performa pemain tidak menurun.
"Hanya dengan cara itu kami bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit poin untuk tetap bersaing di papan tengah menuju papan atas. Tiga poin yang kami dapatkan hari ini adalah yang paling penting. Saya berharap penampilan ini bisa dipertahankan, karena jadwal yang begitu padat. Kami hanya beristirahat tiga hari, hari Jumat kami akan kembali bertanding," jelas Fakhri.
Borneo akan menghadapi laga ke-24 menghadapi PSM Makassar yang saat ini berada di posisi ke-10 klasemen sementara.
Terlepas dari hasil melawan Persikabo, saat ini skuat Borneo harus mengkarantina dua pemain mereka karena terpapar Covid-19. Ya, dua pemain dinyatakan positif setelah dilakukan tes rutin PCR Swab H-1 jelang pertandingan melawan Persikabo 1973 kemarin.
"Kemarin setelah dilakukan PCR H-1 sebelum pertandingan, keluar hasil jika ada 2 pemain kita yang terkonfirmasi positif," jelas dokter tim, Muhammad Yusuf.
"Saat ini mereka sudah kita pisahkan dari tim agar tidak menyebar ke yang lain dan juga kamarnya sudah kami disinfectan, mereka berdua juga tidak memiliki gejala sama sekali. Selain itu suplemen vitamain dan obat penunjang juga sudah kami berikan baik yg terpapar maupun yang tidak. Selain itu kita melakukan PCR Mandiri untuk memastikan semuanya aman tanpa ketergantungan dari operator," sebutnya.
Dirinya meminta doa agar mereka yang terkonfirmasi ini bisa kembali pulih dari status negatif covid-19. "Semoga mereka yang terkonfirmasi bisa lekas sembuh dan negatif dari covid-19," harap Yusuf.
Terpisah, Pelatih Persikabo Liestiadi mengakui mengakui kalau kekuatan timnya pincang saat menghadapi Borneo FC.
"Hampir sembilan pemain kami masih dikarantina, berbeda dengan Borneo FC yang menurunkan kekuatan terbaiknya,” kata Liestiadi.
Pelatih kelahiran Medan itu mengatakan secara pribadi, dirinya menginginkan kompetisi Liga 1 musim ini ditunda terlebih dahulu agar bisa enak ditonton, karena saat ini ada tim yang banyak kehilangan pemain karena terpapar virus.
Selain itu, penundaan kompetisi juga menurutnya bisa memberikan kesempatan kepada pemain yang terpapar untuk sehat kembali sehingga Liga 1 bisa berjalan normal dan lebih kompetitif.
"Kalau saya ingin ditunda, liga ini kan kompetisi, sifatnya entertain, menarik dan enak ditonton. Jika ada satu tim yang jomplang, ada satu tim kuat, nanti kan tidak enak ditonton," tegas Liestiadi.
Editor: Aspian Nur