Fakhri mengatakan, dirinya ingin pemain punya kemampuan fisik bagus agar bisa menjalankan apa yang diinginkannya dalam permainan.
“Artinya pemain bisa bermain konsisten selama 90 menit tanpa kedodoran. Ini sangat penting. Karena jika fisik terjaga, konsistensi permainan tak akan berubah,” kata Fakhri dilansir dari laman Borneofc.id Kamis (27/1/2022) hari ini.
Selain aspek fisik, mantan gelandang timnas Indonesia ini juga ingin pemain Pesut Etam cepat menyerap taktik dan strategi yang diinginkannya di setiap pertandingan.
Pemain harus tahu apa yang dilakukan saat sedang menguasai bola dan kehilangan bola baik saat di daerah permainan lawan maupun daerah sendiri.
“Artinya transisi pemain sangat penting di aspek ini. Bagaimana mereka mereka melakukan transisi positif dan transisi negatif saat kehilangan bola. Ini fokus yang saya beritakan kepada pemain dalam beberapa hari latihan saat ini,” papar Fakhri.
Mengenai kesempatan pemain muda, Fakhri mengaku akan menentukan siapa yang bermain melihat dari hasil latihan sampai jelang pertandingan lawan Bali.
Yang pasti Fakhri menegaskan semua pemain dalam tim, baik pemain muda, senior, asing dan lokal punya kesempatan sama.
“Tinggal bagaimana mereka menjalani latihan dengan maksimal dalam sampai jelang Bali United. Sekali lagi, saya akan menurunkan mereka yang benar-benar siap,” tegasnya.
Fakhri mengaku tak ada masalah terkait adaptasi dirinya dengan pemain karena sebagian besar sudah dikenalnya. “Semua berjalan dengan baik dan saya pikir ini akan terus meningkat. Mudahan saja kami bisa meraih hasil,” harap Fakhri.
Editor: Aspian Nur