Diperlukan empat gol tanpa balas dari Indonesia untuk membuat laga berlanjut ke tambahan waktu atau kemenangan lima gol tanpa balas untuk jadi juara.
Karena itu banyak yang menyebut hanya keajaiban layaknya remontada Barcelona mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Liga Champions 2017 yang bisa membuat hal itu terjadi.
Kala itu, Barcelona kalah 0-4 dari PSG pada leg pertama. Tetapi, pasukan Luis Enrique mampu membalas kemenangan 6-1 di Camp Nou.
Misi nyaris mustahil kalau tidak bisa disebut tidak mungkin. Yang diharapkan tentu saja jangan sampai kekalahan telak terulang.
Tak ada kata lain selain bangkit pada leg kedua mengingat sejatinya Piala AFF 2020 hanya sasaran antara, karena Shin Tae-yong memiliki kewajiban membawa Indonesia tampil di Piala Asia tahun 2023.
“Pemain yang ada semuanya dibawa untuk menjadi tim yang kuat untuk ke depannya," tegas Shin Tae-yong dikutip dari laman pssi.org.
Sementara pelatih Thailand Alexandre Polking tidak akan membiarkan timnas Indonesia meraih kemenangan di leg kedua besok malam.
Thailand sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengangkat trofi Piala AFF keenam kalinya.
Namun Polking menegaskan The Elephant Wars tetap menginginkan kemenangan. ”Tugas kami belum selesai. Kami harus konsentrasi, dan mempunyai target jelas. Kami harus tetap memperlihatkan performa terbaik di leg kedua,” tegas pria yang akrab disapa Mano ini dikutip dari goal.com.
“Kami harus tetap fokus menghadapi pertandingan nanti agar Indonesia tidak mempunyai kesempatan untuk bangkit. Kami sama sekali tidak boleh lengah. Kami harus konsentrasi penuh,” sebut Mano.
Editor: Aspian Nur