Pada partai final yang berlangsung di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat malam tadi, Laskas Samber Nyawa mewujudkan impian sekaligus penantian selama 14 tahun untuk berlaga di kasta tertinggi sepakbola Tanah Air, Liga 1.
Di partai final, Persis Solo mengalahkan RANS Cilegon United 2-1. Gol Persis dicetak lewat brace Irfan Harris Bachdim menit 40 babak pertama dan menit 47 babak kedua, sementara RANS hanya membalas satu gol lewat Alfin Tuassalamony menit 56 via penalty.
Sukses Persis membuat nama Irfan Bachdim langsung melambung dan trending di media social Twitter sejak malam tadi hingga Jumat (31/12/2021) pagi ini.
Ada 1.480 tweet menuliskan nama mantan pemain timnas Indonesia itu di media social dan sebagian besar seolah kembali terkenang dengan penampilan pemain naturalisasi itu saat berlaga di Piala AFF Cup 2010 silam.
Tak hanya itu, Irfan juga dianggap hadir pada waktu yang tepat. Diketahui selama memperkuat Persis Solo, pelatih Eko Purjianto terbanyak menempatkan pemain yang sempat membela PSS Sleman di Liga 1 itu sebagai pemain cadangan atau kalau pun bermain jarang full 90 menit. Wajar, mengingat usianya yang tak lagi muda, 33 tahun.
Di Persis sendiri, Irfan hanya dikontrak hingga Liga 2 usai, namun dengan andil besarnya membawa Persis ke Liga 1, bukan tak mungkin manajemen tim mempertimbangkan untuk tetap mempertahankan pemain berdarah Indonesia-Belanda itu musim depan.
"Manajemen dan pelatih sangat bagus dan saya sudah kenal juga dengan beberapa pemain Persis. Yang paling penting ada visi, ada target, dan itu yang saya sangat suka. I wanna be part of the journey," ujar suami dari Jeniffer Bachdim ini saat gabung Persis Sol.
"The city (Solo) is beautiful, sangat indah. Banyak memori yang bagus dengan timnas juga dengan tim-tim lain," sebutnya lagi.
Di media social Instagram miliknya, Irfan yang sejatinya berposisi sebagai gelandang serang, menulis kalau gelar juara Liga 1 untuk Solo. “PULANG = JUARA, This is for Solo and everyone who believed in me!. SOLO FULL SENYUM,” tulis Irfan sambil memajang video dirinya saat mencetak gol pertama ke gawang RANS malam tadi.
Diketahui perhelatan Liga 2 sudah selesai dan Persis, RANS serta Martapura Dewa United promosi ke Liga 1 musim 2022-2023 mendatang. RANS terpilih sebagai tim fair play, penyerang Persis Alberto Goncalves top skor dengan 11 gol, pemain RANS Rival Lastori jadi pemain terbaik sepanjang Liga 2 bergulir. PSIM Yogjakarta hanya berada di peringkat keempat perhelatan akhir Liga 2 musim ini.
Editor: Aspian Nur