Di 15 menit babak pertama berjalan Mitra Kukar mampu unggul melalui bek sayap Lucky Oktavianto. Namun Sulut United mampu menyamakan kedudukan di menit 32. Babak pertama berakhir sama kuat 1 - 1.
Babak kedua Skuad Naga Mekes yang dikomando Pelatih Kepala Asep Suryadi langsung tampil menyerang, baru berjalan tiga menit, pemain sayap lincah Naga Mekes, Sugiyanto Baitul Rohman mampu membawa Mitra Kukar unggul 1 - 2 di menit 48’. Setelahnya banyak peluang yang diciptakan Mitra Kukar.
Harapan meraup poin penuh buyar setelah wasit pemimpin pertandingan memberikan hadiah penalti untuk Sulut United di menit 74’.
Patrich Wanggai yang menjadi eksekutor tak menyianyiakan kesempatan ini dan mengubah skor sama kuat menjadi 2 - 2 hingga peluit panjang ditiupkan.
Pelatih Kepala Mitra Kukar, Asep Suryadi mengatakan dari segi permainan cukup puas dengan daya juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
“Saya cukup puas kerja keras anak-anak main sesuai rencana, tapi sayang sekali hasil tidak berpihak ke Mitra Kukar,” kata Asep kepada awak media saat konferensi pers tadi malam usai pertandingan.
Hal senada ditambahkan perwakilan pemain, Reza Kusuma yang berharap tiga poin pada pertandingan kali ini namun hal tersebut urung terwujud.
“Kita juga mengharapkan tiga poin dan kita sudah bekerja keras bersama-sama, mungkin kedepannya hasil kita lebih baik lagi dan semoga kedepannya wasit juga cukup adil untuk permainan-permainan selanjutnya,” ucapnya.
Dua gol Sulut United yang tercipta dari dari tendangan sudut, Asep menegaskan hal tersebut besar dipengaruhi karena keputusan wasit yang dinilai sangat merugikan tim asuhannya.
“Gol pertama itu selain memang keputusan wasit juga pemain kita tidak siap karena apapun sebelum peluit berbunyi kita harus ready dan antisipasi. Mungkin untuk gol kedua ya semua rekan-rekan bisa menilai lah gimana kinerja wasit, silakan kawan-kawan wartawan menilai bagaimana kepemimpinan wasit malam ini,” tegas Asep.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan