Sejatinya asa untuk meraih medali perunggu terbuka lebar karena Kaltim bersua Jawa Timur di perebutan tempat ketiga. Namun tak mampu membalas dendam kekalahan di fase penyisihan Grup Babak 6 Besar pekan lalu dimana Kaltim kalah telak 1-5, pada pertemuan kedua anak asuh Rahmat Rambo Hidayat dan Victor Simon kembali tumbang dengan skor 2-3.
Ironisnya, gol penentu medali perunggu untuk Jawa Timur tercipta di menit ke-120, sehingga tambahan waktu dua menit tak membantu Kaltim menyamakan skor berharap adu penalty.
Pada laga Kamis (14/10/2021) sore tadi di Stadion Barnabas Youwe, Kaltim memimpin lebi dulu menit ke 60 melalui Rian Khaidir, disamakan menit 75 lewat sepakan Muhammad Faisol Yunus. Kaltim tertinggal 1-2 lewat gol Dwiki Mardiyanto menit 79, namun mampu disamakan Kaltim lewat penalti menit 82 yang sukses dieksekusi Rizki Ramadan.
Penentu kemenangan Jawa Timur datang dari free kick menit 121 alias injury time perpanjangan waktu via tendangan bebas sekaligus gol kedua Muhammad Faisol Yunus.
"Mereka sudah bermain maksimal dan pemain kami banyak yang cedera. Tetapi sudah cukup bagus, hanya kami kurang beruntung saja," kata Rambo usai pertandingan.
Rambo menilai komunikasi antar pemain menjadi penyebab terjadinya tendangan bebas dan berakhir gol di menit akhir untuk Jawa Timur. "Komunikasi di lini belakang harusnya bisa lebih fokus," sebutnya lagi.
Menyaksikan langsung laga ini, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi tetap memberikan apresiasi.
"Walau belum berhasil, saya tetap bangga. Tadi juga saya lihat Kaltim mampu mengimbangi permainan Jawa Timur," kata Hadi.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur