Anak asuh pelatih Rahmad Hidayat ini akan memainkan seluruh laga di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Berbeda dengan cabang olahraga lain, sepakbola dimainkan lebih dulu. PON XX akan resmi dibuka pada 2 Oktober bulan depan namun cabang olahraga ini sudah bertanding mulai 27 September akhir bulan ini.
Kaltim terhindar dari grup berat di cabang sepakbola ini, karena juara bertahan Jawa Barat yang jadi kampiun saat PON XIX tahun 2016 lalu berlangsung di provinsi mereka sendiri, berada di Grup A bersama tuan rumah Papua, Nusa Tenggara Timur dan Maluku Utara, bertanding di Stadion Mandala, Jayapura, markas klub Liga 1 Indonesia, Persipura.
Sementara di Grup B, finalis PON XIX/2016 Sulawesi Selatan bergabung dengan Jawa Timur, Sumatera Utara dan Jawa Tengah, bertanding di Lapangan Mahacandra Universitas Cenderawasih (Uncen) yang terletak di Padang Bulan, Waena, Kota Jayapura
Yang menarik, Kaltim akan bersua Aceh, kesebelasan yang ditangani pelatih Fakhri Husaini, mantan pelatih PON XVII/2008 Kaltim dan mempersembahkan medali perunggu kala itu.
Terkait hasil drawing ini, Rahmad Hidayat kepada Korankaltim.com mengatakan timnya pantang menganggap enteng lawan.
“Semua kami anggap kuat, saya ingatkan pemain tidak memandang enteng lawan,” tegas Rambo, sapaan akrab Rahmad Hidayat Kamis (2/9/2021) hari ini.
Mantan pemain Mitra Kukar ini menargetkan timnya lolos dari fase penyisihan grup. “Tentu saja target utama kami lolos dari grup,” katanya lagi.
Editor: Aspian Nur