Guseynov mengaku pertandingan tanpa penonton memang akan sangat berbeda.
Namun ia menilai untuk saat ini ketidakhadiran suporter harus bisa dimaklumi. “Tidak ada penonton di stadion rasanya tak baik. Karena penonton dan suporter yang hadir di stadion, akan mengangkat semangat kami dalam bermain.
Untuk musim ini kami harus merasakannya. Tapi saya berharap mereka bisa cepat hadir di stadion mendukung kami,” kata Javlon dikutip dari laman resmi Borneofc.id. Walau tak merasakan langsung dukungan suporter, namun Javlon memastikan akan merasakan dukungan suporter Borneo FC yang menyaksikan pertandingan lewat layar kaca.
“Tapi yang pasti, kami sangat merindukan kehadiran suporter dan bisa bermain di kandang sendiri,” paparnya. Terlepas dari dukungan suporter, Javlon mengatakan saat ini ia sudah sangat senang karena kompetisi akan dimulai karena selama lebih dari setahun, tepatnya sejak Maret 2020, para pemain Liga 1 dan Liga 2 tak lagi bisa bermain di kompetisi reguler.
Dikatakan Javlon, penundaan demi penundaan yang terjadi di Liga 1, membawa dampak tak bagus pada mental dan fisik pemain. “Sulit bagi kami karena sudah lama menunggu. Sulit menjalani hari tanpa pertandingan bola, hanya rencana, rencana dan rencana saja. Jadi saya harap kompetisi segera bergulir. Semua akan bahagia untuk bisa melanjutkan dan memulai kompetisi baru ini,” tutup Javlon.
Editor: Aspian Nur