SSB Bhaja mewakili Kaltim untuk bertanding dalam final sepak bola U-12 dalam ajan Generasi Emas Anak Sekolah Sepakbola (GEAS) Championship yang akan dihelat di Stadion Pakan Sari Bogor pada 26-27 Juni 2021 mendatang,
"Perjalanan SSB Bhakti Jaya ke GEAS 4 Nasional dimulai saat kami ditunjuk jadi pelaksana regional Kaltim pada 26 - 29 November 2020 lalu,” kata Pembina SSB Bhaja yang juga Kepala Desa (Kades) Tani Bhakti, M Amin kepada korankaltim.com, Jumat (18/6/2021) pagi tadi.
Final GEAS Nasional ini sempat ditunda karena Covid yang awalnya bulan Maret diundur ke bulan Juni. Selain SSB Bhaja, ada juga SSB Tengin Baru dari Penajam Paser Utara yang jadi wakil Benua Etam. “Kami yakin dengan persiapan yang matang bisa berprestasi," tegas Amin.
GEAS Championship merupakan kompetisi sepak bola antarsekolah sepakbola (SSB) berskala nasional yang diikuti perwakilan seluruh kabupaten/kota.
Dukungan untuk SSB Bhaja juga mengalir dari legislator Kaltim Dapil Kukar M Samsun yang berharap agar anak- anak Kukar yang berjumlah 16 orang ini bisa membawa nama baik Kaltim di kancah nasional.
Sebagai bentuk dukungannya, Samsun akan membantu apapun yang menjadi kendala dari tim pelatih dan manajer untuk mempersiapkan pertandingan.
"Kami akan dukung dan mendiskusikan kepada pelatih supaya mereka bisa memberikan yang terbaik bagi Kaltim dan terkhusus Kutai Kartanegara," kata Samsun.
Politisi PDIP ini memberikan apresiasinya kepada Kades Tani Bhakti yang secara totalitas berperan nyata untuk kemajuan sepakbola di daerahnya. "SSB ini dibentuk Kepala Desa Tani Bhakti Muhammad Amin pada lima tahun silam. SSB Bhakti Jaya ini pembinaan mandiri oleh kepala desa, dia yang menjadi pelatih, manajer, dan juga sponsor utama, luar biasa beliau itu dedikasinya untuk kemajuan sepakbola," ungkapnya.
Samsun menginginkan agar tidak hanya di Desa Tani Bhakti saja yang bisa berprestasi dan menciptakan bibit unggul dalam bidang olahraga. Daerah lain harus bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Desa Tani Bhakti. "Kami lihat potensi anak muda kita. Pemprov Kaltim khususnya Pemkab Kukar tentu harus berkomitmen membantu. Semoga ke depan muncul juga bibit-bibit dari desa lain," tutup Samsun.
Penulis:Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur