Dalam akun media socialnya, Borneo FC mengumumkan rencana uji coba pertama tersebut. “Satu lawan tanding selama menjalani program TC di Yogyakarta nanti sudah kami dapatkan, sampai jumpa di lapangan hijau @psg_pati,” tulis mereka.
Uji coba menghadapi Putra Safin Grup Pati alias PSG Pati selain digelar secara tertutup juga mengutamakan protokol kesehatan. Laskar Kembangjoyo adalah tim yang berkompetisi di Liga 2 dan selain menghadapi PSG kemungkinan Borneo FC juga akan menjalani uji coba lain menghadapi PSS Sleman atau Persis Solo juga Dewa United.
Seperti diketahui, Hendro Siswanto dkk akan menjalani pemusatan latihan dua pekan di Yogjakarta dimana pemain tak berkumpul di Samarinda tapi langsung ke daerah tersebut. ’’Pemusatan latihan di Jogjakarta nanti kami lakukan sampai dua pekan,’’ terang Farid Abubakar, manajer Borneo FC.
Anak-anak Kota Tepian memang lebih akrab dengan Yogjakarta. Pada musim 2017, 2018, dan 2019, Borneo FC juga menggelar TC disana. Hanya musim 2020 yang absen.
Meski libur sebelum hingga sesudah Lebaran Idulfitri, namun manajemen Borneo FC tetap menerapkan peraturan ketat. Seluruh pemain wajib lapor dan tetap latihan mandiri di kediaman masing-masing.
Tujuannya jelas, pemain bisa lebih fokus mengasah teknik dan penerapan taktik saat uji coba nanti digelar. "Sebagai pemain profesional kita percaya anak-anak akan jalankan program dengan sepenuh hati, ya. (Tapi) tetap kita monitor. Ada grupnya sih, tapi lebih banyak komunikasi inten secara pribadi. Karena memang kondisi mereka harus naik saat nanti kumpul kembali," kata asisten pelatih Ahmad Amiruddin dikutip dari laman resmi borneofc.id.
"Kami harap peningkatan secara umum meningkat ya. Fisik dan teknik setidaknya di angka 80 persen. Karena agenda di TC nanti lebih banyak uji coba dan mereka wajib maksimal,” imbuhnya.
Editor: Aspian Nur