Persib ke final setelah menahan imbang PSS Sleman 1-1 dan menang anggregate 3-2 pada laga semifinal Senin (19/4/2021) malam kemarin di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sebelumnya pada leg pertama di Stadion Manahan, Maung Bandung mengalahkan Elang Jawa menang 2-1.
Persija lebih dulu ke final via adu penalty melawan PSM Makassar setelah dalam dua leg bermain imbang tanpa gol. Dalam adu tendangan 12 pas itu Macan Kemayoran menang 4-3 dari Juku Eja.
Duel dua macan di final dipastikan berlangsung menarik karena punya riwayat rivalitas yang panjang yang tak jarang membuat nyawa fans melayang.
Persija merupakan sembilan kali juara era Perserikatan, sementara Persib lima kali mengangkat trofi. Di era modern, Persija sekali jadi kampiun di masa Liga Indonesia lalu sekali saat kompetisi sudah bertajuk Liga 1.
Sementara Persib juara kompetisi saat bernama Liga Indonesia, lalu sekali lagi memenanginya ketika bernama Liga Super Indonesia. “Sejak awal sudah saya tegaskan, kami tak memilih lawan di final. Kalau kami harus menghadapi Persib, itu artinya kami harus siap bagaimana pun kondisinya,” kata Sudirman, pelatih Persija. “Persib tim kuat, paling konsisten di turnamen ini, tentu mereka lebih diunggulkan tapi kami siap mengatur strategi untuk mengatasi mereka,” ujar mantan pelatih Putra Samarinda ini.
Pelatih Persib Robert Rene Alberts santai menanggapi timnya bersua Persija. “Itu bukan hal yang penting, yang penting Liga 1 kembali digelar karena Piala Menpora hanya pemanasan menuju kesana,” sebut Robert.
Editor: Aspian Nur