Wajar kalau laga ini bisa jadi penentu bagi tim dari Kota Tepian mengingat Grup B dihuni tim-tim kuat dimana Persija Jakarta dan PSM Makassar juga ada di dalamnya.
Winger Borneo FC Sultan Samma memastikan laga menghadapi Bhayangkara Solo FC sangat menentukan posisi di klasemen dan langkah mereka di partai selanjutnya.
"Pertandingan pertama nanti akan sangat menentukan, apalagi ini format turnamen. Apapun hasilnya akan sangat berpengaruh untuk keberlangsungan kami di Piala Menpora," kata Sultan jelang pertandingan dikutip dari situs resmi borneofc.id.
Meski sang lawan diperkuat nama besar seperti Evan Dimas Darmono, Hansamu Yama Pranata yang berlabel timnas Indonesia, namun Sultan bersama rekan-rekannya akan bekerja keras sepanjang laga
"Kami fokus kepada tim sendiri karena pelatih selalu menekankan harus kerja keras. Semua sama ketika di atas lapangan," tegas pemuda asal Samarinda Seberang ini.
Pemain muda pada tim yang ditangani pelatih Mario Gomez menurutnya akan menjadi pembeda. Ada Fajar Faturrahman, Arya dan Komang sudah teruji di level internasional bersama timnas.
"Semoga kami bisa membawa hasil yang bagus, doakan perjuangan kami,” pinta Sultan.
Di Stadion Kanjuruhan, Borneo FC punya sejarah manis. tak pernah kalah. "Malang punya cerita baik buat Borneo FC, semoga cerita itu kembali menyertai kami selama babak grup Piala Menpora ini," harap manajer Borneo FC, Farid Abu Bakar
Sementara Bhayangkara Solo FC menjadikan pertandingan di Piala Menpora sebagai kesempatan menjajal kemampuan pemain mereka, mematangkan ketahanan pemain yang belum sepenuhnya fit 100 persen.
Pelatih Bhayangkara Solo FC, Paul Munster menuturkan, bakal memberi kesempatan bagi para pemain untuk bermain bergantian di turnamen pramusim besok itu.
Dengan begitu, kemungkinan besar Paul akan melakukan banyak rotasi pemain pada lagan anti.
"Hampir semua belum bisa bermain 90 menit, semoga bisa ada banyak pergantian. Bagusnya banyak melakukan pergantian di beberapa pertandingan, itu bagus jadi kondisi pemain bisa pulih," kata Paul Munster saat konferensi pers virtual dikutip dari website resmi Piala Menpora.
Paul mengaku belum menentukan komposisi pemain, siapa saja yang bakal dimainkan di laga awal melawan Borneo FC. Mengingat masih harus melihat kondisi terakhir pemain yang siap diturunkan.
"Kami belum tahu siapa yang akan bermain dan siapa yang akan berada di bangku cadangan. Kami lihat besok," tegasnya.
Dengan kondisi pemain yang diberikan kesempatan bermain bergantian disebut pelatih asal Irlandia Utara ini bisa membuat kondisi mental pemain kian kuat.
"Ini awal yang bagus kondisi fisik dan mental pemain akan semakin kuat," katanya.
Di sisi lain, bergulirnya turnamen Piala Menpora 2021 disambut bahagia Bhayangkara Solo FC di tengah pandemi COVID-19. Sebab, selama pandemi melanda, persepakbolaan di Tanah Air mati suri hampir satu tahun.
"Kami semua sangat menantikan Piala Menpora ini, pemain ingin pemain Piala Menpora segera bergulir, satu tahun tanpa sepakbola ini hal bagus untuk pemain, staf, dan seluruh klub," tutur Paul Munster.
"Ini motivasi ekstra tidak ada pertandingan kompetitif selama satu tahun. Ini harapan yang bagus semoga bisa menyukseskan turnamen ini semoga kita 1 segera dimulai," tambahnya.
Timnya sendiri disebut Munster, telah siap dengan melakukan persiapan selama tiga pekan sebelum turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
"Kalau semua ini menantikan pertandingan pertama kita susah persiapan tiga minggu terakhir ini dan menyenangkan ada kompetitif," tuturnya.
Sementara pemain Bhayangkara Solo FC, Ruben Sanadi menambahkan, momen Piala Menpora 2021 ini disebutnya menjadi batu loncatan terselenggaranya kompetisi permanen Liga 1 tahun 2021.
"Terima kasih ke Pak Menpora yang sudah mengadakan turnamen Piala Menpora ini, bukan untuk saya saja, tapi seluruh staf, pemain, tim, dan seluruh pecinta Sepakbola Indonesia. Kami mulai lagi sepakbola kami, semoga jadi batu loncatan sepakbola dan berjalan sukses. Supaya Liga 1 bisa juga digulirkan," imbuhnya.
Editor: Aspian Nur