Ketua Askab PSSI Paser Jumriansyah berharap kedua pemain tersebut dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Paser.
“Ada dua atlet Paser yang lolos dalam seleksi Timnas U-16 tingkat Provinsi Kaltim. Semoga saja hal ini bisa membawa nama Kabupaten Paser sampai ke tingkat nasional,” ucapnya, Minggu (14/3).
Seleksi tersebut dilaksanakan di Stadion Rondong Demang, Kecamatan Tenggarong, Kukar, sejak Sabtu (13/3) lalu. Sementara itu untuk seleksi U-19 dilaksanakan pada Minggu (14/3).
“Satu atlet di posisi kiper dan satu lagi di posisi pemain tengah, untuk U-19 kami masih menunggu hasilnya,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa pemain tengah yang mencangkup keseluruhan. Tak hanya fokus pada posisi tertentu. Seperti gelandang tengah, gelandang sayap, gelandang bertahan maupun gelandang menyerang.
“Bisa dikatakan itu posisi yang penting. Tapi bagaimana pun sepakbola merupakan permainan tim. Semoga saja mereka bisa melakukan usaha yang terbaik,” paparnya.
Meski demikian perlu juga menjadi perhatian bahwa untuk masuk dalam seleksi Timnas sendiri memiliki kuota yang terbatas. Jumriansyah mengaku bahwa ia tidak terfokus pada permasalahan tersebut, dirinya lebih menekankan pada usaha maksimal dari setiap atlet Paser.
“Ya Asprov PSSI Kaltim nanti yang menentukan siapa yang bakal bersaing di tingkat nasional. Informasi yang kami terima memang kuota terbatas, tapi kami belum bisa pastikan. Makanya kami disini tetap fokus saja dengan mengoptimalkan kemampuan atlet,” tegasnya.
Adapun atlet Paser yang lulus diantaranya Andi Nur Hibatullah Caniago dan Rafi Bagaskoro Prasatrio untuk di U-16. Sementara itu untuk di U-19 ada Hasanul Anwar dan Andi Chairul Anwar.
Jumriansyah berharap ada perhatian dari pemerintah demi perkembangan olahraga di Kabuapten Paser.
“Semoga saja pemerintah juga bisa memberikan dukungan kepada perkembangan olah raga di Kabupaten Paser,” pungkasnya.
Penulis : */ Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan