Budi menjelaskan selama ini Polri belum bisa memberikan izin keramaian buat Liga 1 karena kebijakan dari Kapolri sebelumnya pada November belum dicabut. Polri tidak boleh memberikan izin keramaian untuk seluruh kegiatan termasuk kegiatan olahraga, tetapi terkecuali untuk Pilkada yang berakhir 9 Desember lalu.
Budi mengungkapkan pihak kepolisian memahami keinginan masyarakat agar Liga 1 2021 bisa digelar. Namun, ia menyatakan bergulirnya Liga 1 2021 harus dipastikan berlangsung tanpa penonton. "Kemungkinan ini juga, banyak kesepakatan dari Satgas, KONI, Kemenpora, cabor, dan protokol dijaga. Ini akan dibahas. Kemungkinan pihak Polri untuk sepak bola tanpa penonton bisa dilaksanakan. Olahraga lain silakan diajukan."
"Larangan bukan harga mati. Ke depan bisa dilaksanakan tentu dengan protokol yang ketat. Sudah ada lampu hijau. Kesepakatan ini dibangun sama seperti Pilkada kemarin. KPU, Bawaslu pakai protokol, ada 14 persyaratan dalam TPS. Persyaratan itu akan meloloskan izin keluar," jelas Budi.
Budi juga mengapresiasi Menpora Zainudin Amali yang telah mengagendakan waktu untuk bertemu dengan Kapolri baru Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Rencananya, Menpora akan berkomunikasi langsung dengan Kapolri untuk membahas kelanjutan kompetisi olahraga Indonesia.
"Tadi di Istana saya ketemu Kapolri. Dalam 1-2 hari ini kami akan bertemu. Beliau menyambut baik, selagi itu tidak menimbulkan klaster penyebaran Covid-19. Kalau koordinasi dalam 1-2 hari ini sudah ada, kami akan minta ke cabor untuk memaparkan kembali perencanaan kompetisi, supaya nanti kami sampaikan ke Polri," ujar Menpora.
Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di CNNIndonesia.com hari Rabu 3 Februari 2021 dengan judul : Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 2021 Bisa Digelar