Hanya saja persiapan yang dilakukan musim ini lebih berat dari musim lalu. Manajemen Borneo FC Samarinda harus bekerja lebih ekstra untuk mencari sponsor baru untuk mendukung perjalanan tim di musim 2021.
Dikutip dari situs resmi klub, Chief Marketing Officer Borneo FC Samarinda, Muhammad Novi Umar menjelaskan pihaknya telah menyusun program untuk menggaet sponsor kembali. Tak hanya menggaet sponsor baru, Novi pun juga akan mencoba mendekati beberapa sponsor yang bekerja sama dengan Borneo FC Samarinda di musim lalu.
“Tentu sangat sulit di musim ini. Yang pertama, kami harus bisa meyakinkan sponsor karena dengan dihentikannya kompetisi, sudah pasti mengurangi kepercayaan pihak ketiga pada sepak bola Indonesia,” ucap Novi.
Tak hanya imbas kompetisi yang terhenti, tantangan lain dalam mendapatkan sponsor menurut Novi adalah situasi pandemi Covid-19 yang masih merebak di Indonesia. Dikatakan Novi, banyak pihak ketiga yang mengaku kesulitan finansial akibat hantaman pandemi ini.
“Ada pihak ketiga yang menyatakan masih mencoba menstabilkan keuangan mereka di tahun ini. Kami sangat memahami itu karena semua terdampak akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda di Indonesia,” papar Novi lagi.
Tantangan ini tentu saja tak hanya dihadapi oleh Borneo FC Samarinda saja. Sebab, nyaris semua kontestan Liga 1 merasakan hal yang sama. Namun, Novi berharap dengan kerja keras yang manajemen lakukan, masalah ini bisa segera teratasi.
“Makanya saya katakan, kami akan bekerja lebih ekstra menggaet sponsor di musim ini. Mudah-mudahan usaha kami bisa mendapatkan hasil untuk Borneo FC di musim ini,” harap Novi. (*)
Editor: Aspian Nur