“Saya tidak tahu harus berkata apa, tidak bisa percaya. Satu-satunya negara tanpa kompetisi di dunia adalah Indonesia,” ucapnya dalam tulisan tersebut. “Mereka selalu berbohong. Sebagian besar negara memiliki masalah Covid-19 yang lebih besar, seperti di Eropa, Amerika Selatan dan India, tapi tetap bermain. Jadi apa sebenarnya masalah di Indonesia?,” papar Dragan terkait tidak bergulirnya kompetisi ini.
“Sekarang kita semua berada dalam masalah besar, sepakbola berhenti (hamper) satu tahun, ini bencana besar. Berhenti berbohong dan bermain lagi,” tegas pria yang jadi arsitek Pesut Etam musim 2016-2017 ini.
Sementara pelatih Bali United Stefano Cugurra dikutip dari situs resmi klub menyatakan harapannya Liga 1 bisa digelar pada Maret 2021 mendatang. Pelatih yang akrab disapa Teco ini ingin kembali berprestasi dengan mempertahankan gelar juara Liga 1, dan meraih sukses di Asia.
“Saya berharap Liga 1 bisa segera terlaksana. Tim sudah tidak ada pertandingan hampir satu tahun. Saya pikir sistem degradasi dan promosi dari tim Liga 2 harus diterapkan untuk memperoleh kompetisi yang bagus dan sehat. Semoga bulan Maret mendatang kompetisi bisa terlaksana,” harap Teco.
Harapan Dragan dan Teco bisa jadi akan terjawab usai digelarnya rapat virtual antara klub Liga 1, Liga 1, serta PT Liga Indonesia Baru (LIB) Rabu (20/1/2021) besok yang salah satu agendanya membahas dan memutuskan nasib kompetisi Liga 1 2021.
Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi menyampaikan hal tersebut. "Rapat Exco PSSI hari Rabu (20/1). Agendanya soal kompetisi dan kongres tahunan PSSI," kata Yunus Nusi melaui pesan singkat.
Sementara Sudjarno selaku direktur operasional LIB menuturkan, pihaknya siap menemui Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. "Kami semua berharap kompetisi bisa berlanjut lah siapa pun Kapolri-nya nanti. Kami kan juga sudah melakukan langkah-langkah. Siapa pun Kapolri-nya, nanti kami akan coba komunikasi," tutur Sudjarno.
Ia mengakui bahwa segala skema yang disiapkan tak akan bisa dijalankan jika memang belum mendapatkan izin dari kepolisian. Makanya LIB tidak mau mengumbar rencana apa saja yang sudah mereka persiapkan untuk Liga 1 dan Liga 2. (*)
Editor: Aspian Nur