Rahmat menceritakan, banyak ilmu berharga yang didapatkan baik bagi dirinya dan bagi para pemain sepakbola muda Kaltim selama 17 hari di Bandung dalam Training Camp GSI yang diikuti 150 pemain dan 30 pelatih dari 30 Provinsi.
"Alhamdulillah saya terpilih dari Kemendikbud itu sebagai pelatih pendamping anak-anak, dan disana kami diberikan pelatihan baik untuk para pelatih maupun anak-anak. Misalnya diberikan kepelatihan masalah nutrisi, attitude, masalah berkomunikasi semuanya dapat," katanya kepada Korankaltim.com, Rabu (2/12/2020).
"Banyak dukungan semangat yang kami terima dengan hadirnya Coach Danur Windo ada, Coach Jafri Sastra ada dan termasuk Ketua Yunus Nusi juga kemarin hadir," timpal Rambo sapaan akrabnya.
Rambo berharap dengan terpilihnya menjadi Asisten Pelatih Terbaik, semua ilmu yang telah didapatkannya bisa ditularkan untuk kemajuan dan peningkatan kualitas olahraga sepakbola di Kaltim.
"Kemarin kan semboyan yang digalakkan Kemendikbud itu meski pandemi begini tetap harus giat berlatih dan semangat pantang menyerah tetap berolahraga salah satunya dengan sepakbola," harapnya.
Selain Rambo, lima orang pemain sepakbola muda Kaltim juga terpilih dalam agenda training camp GSI 2020 ini.
Diketahui program Kemendikbud yaitu GSI memang diselenggarakan tiap tahun, karena masa pandemi ini tidak bisa diselenggarakan pertandingan antar provinsi akhirnya dilakukan seleksi pemain dengan cara virtual yakni mengirimkan aktivitas kesehariannya dalam berlatih termasuk prilaku dan attitude nya.
Perwakilan Kaltim terpilih lima orang melalui seleks.i dari Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi yang pada awalnya terpilih 20 pemain.
"Para pemain ini diminta untuk mengirimkan video masalah attitude nya, kesehariannya dan latihannya selama dua hari dalam melakukan kegiatan dari bangun tidur sampai kembali, semua aktivitas kesehariannya. Akhirnya terpilihlah lima pemain, tiga dari Samarinda dan dua dari Kutai Timur," sebut Rambo.
"Lima pemain itu ialah Ryan Dzakiy Fadillah, Muhammad Ardhi Pontoh, Ghalang Achmad Dian Maulana Syahih, Sayyidan Nabil Triseto dan Ghilang Achmad Dian Maulana Syahih," demikian Rambo.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi