Gian tak mau ketika kembali berkumpul mengalami penurunan kondisi yang drastis. Oleh karena itu, ia setiap hari menjalani latihan mandiri sesuai dengan progam yang diberikan oleh tim pelatih Borneo FC. "Hanya beberapa bulan lagi dan itu tak terasa. Harus selalu siap dengan situasi apa saja," kata pesepakbola berumur 23 tahun tersebut.
Selain itu, Gian berharap Liga 1 yang rencananya digelar awal tahun depan berjalan lancar. Ia menyatakan sudah tidak sabar untuk menunjukkan aksinya di lapangan hijau.
Hanya saja, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), belum menetapkan tanggal mulai bergulirnya Liga 1. Baru diketahui kompetisi sepakbola kasta teratas nasional diputar Februari hingga Juli 2021.
Saat ini PSSI dan PT LIB masih menunggu izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tanpa adanya hal tersebut Liga 1 tidak bisa dilangsungkan. "Tahun ini banyak sekali ujian yang dihadapi. Semoga ada harapan dan hasil lebih baik di awal 2021," ujar pria kelahiran Tomohon, Sulawesi Utara tersebut.
Liga 1 musim ini sempat berjalan sebanyak tiga pekan. Namun, pada pertengahan Maret lalu, PSSI memutuskan untuk menghentikannya karena pandemi virus corona melanda Indonesia.
Sebelum Liga 1 dihentikan, Borneo FC tampil impresif. Sultan Samma dan kolega berhasil meraih dua kemenangan atas Persipura Jayapura dan Persela Lamongan, sementara satu laga lainnya dikalahkan Persija Jakarta.
Raihan tersebut membuat klub asal Samarinda itu menduduki peringkat tiga dengan koleksi enam poin. Borneo FC tertinggal tiga angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk klasemen. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di goal.com hari Selasa 1/12/2020) dengan judul Kiper Borneo FC Penuh Kesiapan Mengarungi Liga 1